Banjarmasin, kalselpos.com – Dugaan tindakan semena-mena terhadap karyawan diduga terjadi di lingkungan kerja PT Hasta Ayu Nusantara (HAY) Cabang Banjarmasin yang bekerja sama dengan PT Eagle Indo Pharma (EIP).
Seorang karyawan mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari oknum PIC (Person In Charge), bernama Derby Listyono.
Ia diduga menggertak dan mengancam akan memending gaji hanya karena karyawan tersebut mengajukan libur lebaran selama tiga hari, yakni pada tanggal 19, 20 dan 21 Maret 2026, sebelum kembali masuk kerja pada 23 Maret 2026-nya.
Padahal, pengajuan cuti tersebut disebut telah mendapat persetujuan dari tim leader. Namun secara tiba-tiba, keputusan berubah. Karyawan justru tidak diperbolehkan mengambil libur dan mendapat tekanan yang dinilai sebagai bentuk intimidasi.
Tak hanya itu, ancaman pemotongan atau penundaan gaji menjadi sorotan serius. Tindakan ini dinilai tidak manusiawi dan berpotensi melanggar hak normatif pekerja.
“Sudah di-ACC Tim Leader tapi malah diancam. Ini bukan lagi soal aturan, tapi cara memperlakukan karyawan,” ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya.
Diketahui, PT Eagle Indo Pharma sendiri merupakan produsen farmasi OTC terkemuka di Indonesia sejak 1973, termasuk memproduksi minyak kayu putih yang dikenal luas.
Namun, dugaan praktik intimidatif dalam perekrutan tenaga kerja oleh pihak mitra kini mencoreng citra profesionalitas kerja sama tersebut.
Kasus ini memunculkan pertanyaan besar terkait sistem manajemen dan perlindungan tenaga kerja di lapangan. Apakah ancaman seperti ini memang menjadi “cara kerja” oknum tertentu?
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait.
Namun desakan agar kasus ini diusut tuntas mulai menguat, mengingat menyangkut hak dasar pekerja yang tidak boleh diabaikan.
Hingga berita ini diterbitkan, oknum PIC (Person In Charge), bernama Derby Listyono. Sudah berkali-kali mencoba di konfirmasi namun enggan memberikan jawaban.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





