Sejalan Program Pemerintah Pusat Bedah Rumah, Pemkab Tapin Dapat Tambahan 220 Unit Rumah

Teks foto  Bupati Tapin H Yamani dan Wakil Bupati Tapin H Juanda menyerahkan secara simbolis kunci rumah kepada penerima manfaat program RTLH Pemerintah Kabupaten Tapin.(ist)(kalselpos.com)

Rantau, kalselpos.com — Pemerintah Kabupaten Tapin melanjutkan program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Bupati Tapin H Yamani bersama Wakil Bupati H Juanda menyerahkan kunci rumah hasil rehabilitasi kepada warga Desa Lumbu Raya, Kecamatan Tapin Utara, Senin (16/3/2026) sore.

 

Bacaan Lainnya

Empat rumah di desa tersebut telah selesai diperbaiki melalui program bedah rumah pemerintah daerah. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada penerima manfaat.

 

Bupati H Yamani mengatakan program rehabilitasi rumah menjadi bagian dari agenda peningkatan kualitas hunian masyarakat. Pemerintah daerah menargetkan perbaikan 1.000 rumah setiap tahun selama masa kepemimpinannya.

 

“Tahun pertama pada 2025 kami telah menyelesaikan 1.000 rumah. Tahun ini target yang sama kembali dilanjutkan,” kata Yamani.

 

Program tersebut juga mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Pada 2026, Kabupaten Tapin memperoleh tambahan 220 unit rumah melalui program penanganan rumah tidak layak huni.

 

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Tapin Yumanto mengatakan program rehab rumah tahun ini tersebar di 12 kecamatan, mencakup 126 desa dan 9 kelurahan.

 

Menurut dia, hingga pertengahan Maret, 201 rumah telah selesai direhabilitasi dari target 1.000 unit. Jadi saat ini untuk material sudah hampir seluruhnya di salurkan kepenerima manfaat dari 1.000 unit rumah, hanya saja pihaknya masih terkendala di pekerja atau tukang karena bulan puasa dan menjelang Idul Fitri lebaran.

 

“Jadi pengerjaan bedah rumah dilanjutkan setelah lebaran, “ujarnya.

 

Ditambahkan yumanto ada kabar gembira, program bedah rumah ini sejalan dengan pemerintah pusat dan mendapatkan bantuan sebanyak 220 unit rumah untuk tahun 2026. Namun juga Tapin kembali diminta mengusulkan data bedah rumah  untuk tambahan.

 

“Kabupaten Tapin juga diminta kembali mengusulkan data rumah tidak layak huni melalui sistem aplikasi pemerintah pusat. Ada peluang tambahan bantuan,” ujar Yumanto.

 

Pemerintah daerah menargetkan 1.000 rumah dari program daerah selesai sebelum Agustus 2026, sedangkan 220 rumah bantuan pusat diperkirakan rampung pada Oktober.

 

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan tambahan kepada masyarakat. Dinas Kesehatan memberikan makanan tambahan untuk ibu hamil, sedangkan Dinas Sosial membagikan telur bagi anak-anak yang terindikasi berisiko stunting.

 

Turut hadir penyerahan kunci rumah, Mantan Bupati Tapin HM Arifin Arpan, Ketua TP PKK Tapin Hj Faridah Yamani, ketua GOW Tapin Hj Elya Hartati Juanda, Kepala SOPD Lingkup Tapin, Staf Khusus Bupati dan Tenaga Ahli Bupati serta Tokoh Agama Tuan Guru Ahmad Mahfuzi serta warga masyarakat setempat.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait