BANJARMASIN, Kalselpos.com – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Banjarmasin bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait pembangunan WC yang dinilai sulit diakses karena tidak berdekatan dengan rumah.
Kepala Disperkim Banjarmasin, Chandra Iriandi Wijaya, mengatakan pihaknya sudah turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi tersebut setelah adanya keluhan masyarakat.
Menurutnya, posisi WC yang dibangun memang berada agak jauh dari rumah karena merupakan permintaan dari penghuni rumah itu sendiri.
“Jadi perlu kami sampaikan, posisi WC tersebut memang sesuai keinginan penghuni rumah. Awalnya mereka berencana membangun titian sendiri menuju WC tersebut,” ujar Chandra, Jumat (13/3/26).
Namun karena persoalan ini sudah menjadi perhatian pemerintah kota, Disperkim memutuskan untuk membantu pembangunan titian agar akses menuju WC lebih mudah bagi warga.
“Kami sudah berkoordinasi dengan kontraktornya dan hari ini juga langsung ditindaklanjuti dengan pembangunan titian menuju WC tersebut,” jelasnya.
Chandra menambahkan, pembangunan WC tersebut merupakan bagian dari program Open Defecation Free (ODF) yang dijalankan pada tahun 2025. Dalam program tersebut, Disperkim membangun sebanyak 80 unit WC di 80 titik yang tersebar di beberapa kelurahan, seperti Sungai Jingah, Sungai Andai, Basir, dan Mantuil.
Proyek pembangunan WC tersebut memiliki nilai kontrak sekitar Rp1,2 miliar, belum termasuk pengadaan unit pengolahan limbah.
Program ini bertujuan untuk mendorong masyarakat tidak lagi buang air besar sembarangan serta meningkatkan kualitas kesehatan warga di Kota Banjarmasin.
“Semua WC yang dibangun sudah berfungsi dan sudah diserahterimakan kepada masyarakat. Harapannya tentu masyarakat bisa hidup lebih sehat dengan fasilitas sanitasi yang lebih baik,” pungkasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





