Kecipratan Air di Jalan Berujung Maut

Teks foto: MEMPERLIHATKAN- Kapolres HSS AKBP Awaluddin Syam memperlihatkan barang bukti sajam milik tersangka.(Sofan)(kalselpos.com)

Kandangan, kalselpos.com– Polres Hulu Sungai Selata (HSS) ungkap motif dan kronologis kasus penganiayaan hingga terbunuhnya Muhammad Yusuf Habibie, di Ganda, Desa Baluti, Kecamatan Kandangan, Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 01.00 Wita.

 

Bacaan Lainnya

“Pelaku berinisial MR alias Rama (21) dan sudah diamankan di Polres HSS untuk diproses lebih lanjut,” ujar Kapolres HSS AKBP Awaluddin Syam, Kamis (13/3/2026).

 

Dijelaskannya, peristiwa tersebut berawal tersangka sedang mengipas bakaran di angkringannya, lalu korban melintas dengan menggunakan sepeda motor.

 

Namun, saat melintas di depan angkringan tersebut, sepeda motor yang dikendarai korban melindas lubang jalan yang berisi air, sehingga air dari lubang tersebut terpercik dan mengenai tersangka.

 

“Tersangka kesal atas kejadian tersebut, lalu tersangka berteriak kepada korban dengan berkata “WOY” sambil melambaikan tangan, dengan maksud agar korban berhenti,” ujar AKBP Awal.

 

Kemudian korban membalas dengan melambaikan tangan berhenti di pinggir yang tidak jauh dari angkringan tempat tersangka.

 

Setelah melihat korban berhenti, tersangka kemudian mengambil sebilah senjata tajam jenis pisau miliknya dari dalam mobil, lalu menyelipkan senjata tajam tersebut di pinggang.

 

Saat itu, tersangka sempat berjalan menuju arah korban, namun tidak langsung mendatanginya, kemudian tersangka kembali lagi ke angkringannya.

 

Disaat yang sama, korban bersama rekan-rekan duduk santai di trotoar. Namun, beberapa saat kemudian tersangka melihat korban masih berada di trotoar bersama rekan, tersangka dan korban sempat saling bertatapan, sehingga tersangka kemudian mendatangi korban.

 

Setelah itu, korban langsung mendorong tubuh tersangka. “Merasa tidak terima di dorongan, tersangka langsung mengeluarkan senjata tajam dan menikam korban beberapa kali ke arah bagian perut, bahu, dan kaki, sehingga korban terjatuh ke tanah,” ujarnya.

 

Melihat kejadian tersebut, rekan-rekan korban melerai dengan cara memegang tangan tersangka, lalu tersangka pergi meninggalkan lokasi kejadian.

 

“Kemudian korban dilarikan ke RSUD Hasan Baseri Kandangan untuk mendapatkan pertolongan medis. Sempat diberikan pertolongan medis sekit 30 menit korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka-luka tusukan yang dialaminya,” ujar AKBP Awal.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait