Tapin Lanjutkan Program Bedah Rumah, 1.000 RTLH Ditargetkan Direhabilitasi pada 2026

Teks foto  Bupati Tapin H Yamani dan Wakil Bupati Tapin H Juanda menyerahkan secara simbolis menyerahkan secara simbolis kunci rumah dan Jam Dinding Warna Kuning bergambar Bupati dan Wakil Bupati Tapin kepada pemilik rumah yang sudah selesai di bedah menjadi rumah layak huni. (Prokpim)(kalselpos.com)

Rantau, kalselpos.com — Pemerintah Kabupaten Tapin melanjutkan program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) dengan target 1.000 unit pada 2026. Program tersebut menjadi bagian dari 13 program Kerja Bupati dan Wakil Bupati Tapin sekaligus senergi program pemerintah pusat dalam rangka meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.

 

Bacaan Lainnya

Bupati Tapin H Yamani menyerahkan secara simbolis kunci rumah hasil rehabilitasi kepada warga di Kecamatan Lokpaikat, Rabu (11/3/2026). Sebanyak 10 rumah di wilayah tersebut telah selesai diperbaiki dan kini dinilai layak ditempati.

 

Menurut Yamani, program bedah rumah merupakan salah satu komitmen pemerintah daerah untuk mengurangi jumlah hunian tidak layak di Kabupaten Tapin. Pemerintah daerah menargetkan perbaikan 1.000 rumah setiap tahun.

 

“Program ini sudah dimulai sejak awal masa kepemimpinan kami. Pada 2025 melalui program 100 hari kerja, sebanyak 1.000 rumah berhasil direhabilitasi. Tahun ini program dilanjutkan dengan target yang sama,” ujar Yamani.

 

Dengan skema tersebut, pemerintah daerah menargetkan sekitar 5.000 rumah tidak layak huni dapat diperbaiki selama lima tahun.

 

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Tapin Yumanto melaporkan program rehabilitasi RTLH tahun 2026 tersebar di 126 desa dan sembilan kelurahan.

 

Hingga bulan Maret ini, sebagian besar program telah memasuki berbagai tahapan pelaksanaan. Sebanyak 694 unit telah menyelesaikan penyusunan rencana anggaran biaya (RAB), 346 unit berada pada tahap pengadaan material, dan 71 unit telah memasuki tahap pekerjaan fisik.

 

“Sebanyak 175 unit rumah sudah selesai dikerjakan atau mencapai 100 persen,” kata Yumanto.

 

Menurut dia, percepatan pelaksanaan terus dilakukan agar target rehabilitasi 1.000 unit rumah pada 2026 dapat tercapai.

 

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah juga menyalurkan makanan tambahan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting di Kabupaten Tapin

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait