DPRD Banjarbaru Soroti Kebakaran Rumah di Landasan Ulin Barat, Dorong Bantuan dan Percepatan Pembangunan

Teks Foto:  Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarbaru Siska Monalisa saat memberikan Bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran di Landasan Ulin Barat.(ist)(kalselpos.com)

Banjarmasin, Kalselpos.com – Peristiwa kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah warga di RT 05/RW 01 Kelurahan Landasan Ulin Barat, Sabtu (7/3/2026), mendapat perhatian dari Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarbaru, Siska Monalisa.

 

Bacaan Lainnya

Ia berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera memberikan bantuan dan melakukan langkah percepatan pemulihan bagi korban agar keluarga tersebut dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

 

Menurut Siska, rumah yang terbakar tersebut merupakan milik warga yang sehari-hari bekerja sebagai petani dan juga tergabung dalam kelompok tani di wilayah tersebut. Kebakaran yang terjadi menyebabkan rumah mereka hangus terbakar dan menimbulkan kerugian besar bagi keluarga korban.

 

Ia menjelaskan, saat peristiwa terjadi terdapat tiga orang yang berada di rumah kecil yang berada di samping bangunan utama.

 

“Di samping rumah utama ada rumah kecil, dan saat kejadian ada tiga orang yang sedang tidur di sana. Sementara dua orang anak lainnya kebetulan sedang bermain di luar rumah sehingga selamat,” ujarnya, Minggu (8/3/2026) usai memberikan bantuan kepada korban.

 

Namun karena api menyebar dengan sangat cepat, rumah tersebut akhirnya tidak dapat diselamatkan dan habis terbakar.

 

Siska mengatakan pihak pemerintah daerah telah mulai merespons kejadian tersebut. Ia menyebutkan instansi terkait telah dihubungi untuk membantu proses penanganan serta pemulihan pascakebakaran.

 

“Besok dari BPBD akan turun membantu dengan peralatan yang diperlukan, karena kejadian ini terjadi pada hari Minggu,” katanya.

 

Selain itu, ia juga berharap dinas lain seperti Dinas Sosial dan Dinas Pekerjaan Umum dapat ikut memberikan dukungan bagi korban kebakaran. Menurutnya, bantuan yang diberikan sebaiknya tidak hanya berupa kebutuhan pokok.

 

“Bukan hanya sembako, tapi bagaimana rumah ini bisa cepat terbangun kembali agar keluarga korban bisa segera memiliki tempat tinggal yang layak,” tegasnya.

 

Ia juga mengungkapkan terdapat kendala terkait status lahan yang masih dalam sengketa. Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk mencari solusi alternatif agar bantuan pembangunan tetap dapat dilakukan.

 

Siska mengusulkan kemungkinan penggunaan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR serta sumber pendanaan lain yang memungkinkan untuk membantu pembangunan rumah tersebut.

 

“Karena tanahnya masih dalam sengketa, mungkin bisa menggunakan dana CSR atau skema bantuan lain agar rumah ini bisa segera dibangun kembali,” pungkasnya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait