Perkuat Identitas Kota Sungai, Yamin resmikan Shelter Air Kota Lama dan luncurkan BTS Trans Banjarmasin

Teks foto :Peresmian fasilitas transportasi sungai tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR.(kalselpos.com)

BANJARMASIN, Kalselpos.com — Upaya memperkuat identitas Banjarmasin sebagai Kota Seribu Sungai terus digencarkan Pemerintah Kota. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui pembangunan Shelter Air Kota Lama yang dirangkai dengan soft launching layanan Buy The Service (BTS) Trans Banjarmasin, Jumat sore (6/3/2026).

 

Bacaan Lainnya

Peresmian fasilitas transportasi sungai tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, di kawasan Dermaga Pasar Baru. Kehadiran shelter air ini diharapkan menjadi bagian dari sistem transportasi kota yang lebih tertata, modern, serta mudah diakses masyarakat.

 

Wali Kota Yamin menegaskan, penguatan transportasi sungai bukan sekadar soal mobilitas, tetapi juga upaya menjaga identitas Banjarmasin yang sejak lama tumbuh bersama sungai.

 

Menurutnya, melalui pembangunan shelter air serta pengembangan transportasi publik, pemerintah ingin menghadirkan pilihan perjalanan yang aman, nyaman, dan terintegrasi bagi masyarakat.

 

“Kawasan pasar di sekitar dermaga dan shelter air harus dilakukan penataan. Perlu koordinasi antara pemerintah, SKPD terkait, pengelola pasar, dan para pedagang agar kawasan tersebut lebih rapi, bersih, dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan,” ujar Yamin usai peresmian.

 

Ia menambahkan, pembangunan shelter air juga menjadi langkah penting untuk memperkuat konektivitas kawasan wisata serta aktivitas ekonomi di sepanjang sungai.

 

“Ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga memperkuat konektivitas kawasan wisata dan ekonomi di sekitar sungai. Kami berharap masyarakat ikut merawat serta memanfaatkan fasilitas ini sebagai bagian dari identitas kota sungai yang terus berkembang,” katanya.

 

Shelter Air Kota Lama yang berada di dekat Dermaga Pasar Baru menambah deretan fasilitas halte sungai di Banjarmasin.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Slamet Begjo, menjelaskan pembangunan shelter tersebut bertujuan memberikan sarana yang lebih layak bagi pengguna angkutan air.

 

“Shelter Air ini untuk memberikan fasilitas bagi masyarakat pengguna jasa angkutan air. Khusus di Kota Lama, kami juga ingin mendukung aktivitas wisatawan yang bersantai di kawasan ini sambil menunggu atau menggunakan transportasi sungai,” jelasnya.

 

Pembangunan Shelter Air Kota Lama menelan anggaran sekitar Rp1,2 miliar dengan waktu pengerjaan kurang lebih enam bulan.

 

Meski saat ini intensitas pengguna angkutan air belum mengalami lonjakan signifikan, Slamet menilai keberadaan fasilitas baru tersebut telah membawa perubahan positif pada kawasan dermaga.

 

“Angkutan air dari Banjarmasin bisa sampai ke Kuala Kapuas hingga Palangkaraya, namun frekuensinya masih rendah. Walau begitu, bisa dilihat sekarang Dermaga Pasar Baru yang dulu terlihat sepi dan terkesan seram, kini jauh lebih semarak dan hidup,” pungkasnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait