Anggota DPRD Kota Banjarbaru minta Pengelola Pasar Bauntung Lakukan Pembersihan Drainase Secara Berkala 

Teks Foto: TERSUMBAT - Aliran drainase Pasar Bauntung Banjarbaru di Jalan RO Ulin Banjarbaru tersumbat dan mengeluarkan bau tak sedap.(ist)(kalselpos.com)

Banjarbaru, Kalselpos.com – Kondisi drainase pembuangan limbah di kawasan Pasar Bauntung, Kelurahan Loktabat Selatan, Kota Banjarbaru kembali menuai keluhan dari warga sekitar. Saluran yang tersumbat membuat air limbah meluap hingga menimbulkan bau menyengat.

 

Bacaan Lainnya

Pantauan di lapangan, air limbah yang mengalir di saluran drainase Jalan RO Ulin, tepat di depan Pasar Bauntung, tampak berwarna hitam dan berbuih. Kondisi tersebut juga memicu bau tidak sedap yang cukup mengganggu aktivitas warga dan pengunjung pasar.

 

Salah seorang warga sekitar, Endang (49), mengatakan luapan limbah dari pasar kerap meluber akibat saluran yang tersumbat.

 

“Air limbah dari pasar itu sering meluap lewat drainase. Warnanya hitam dan baunya sangat menyengat,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

 

Menurut Endang, kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama. Ia mengaku bersama warga lainnya sudah pernah melaporkan persoalan tersebut kepada pihak pengelola pasar, namun hingga kini belum ada penanganan yang berarti.

 

“Sudah lama drainasenya mampet. Kami juga sudah melapor ke pengelola pasar, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” katanya.

 

Ia juga menyebutkan, limbah dari aktivitas pedagang di Pasar Bauntung kerap menimbulkan bau tidak sedap di lingkungan sekitar. Kondisi ini semakin parah ketika hujan turun karena saluran drainase tidak mampu menampung debit air.

 

Endang khawatir jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya mengganggu kenyamanan berbelanja, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan.

 

“Kalau terus dibiarkan tentu tidak nyaman bagi pembeli maupun pedagang. Kami khawatir juga bisa menjadi sumber penyakit,” ucapnya.

 

Keluhan serupa turut mendapat perhatian dari Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarbaru, Siska Monalisa. Ia meminta pengelola pasar melakukan perawatan dan pembersihan drainase secara rutin agar limbah tidak meluap ke jalan.

 

Menurutnya, pengelolaan air limbah pasar harus menjadi perhatian serius agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun pedagang.

 

“Jika tidak dibersihkan secara rutin, air bisa meluap ke badan jalan dan tentu mengganggu aktivitas di pasar maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.

 

Politisi Partai Golkar itu juga menegaskan perlunya peran aktif dari dinas teknis terkait untuk memastikan fungsi drainase tetap berjalan dengan baik.

 

Ia mendorong adanya koordinasi yang lebih intens antara organisasi perangkat daerah (OPD) dengan pengelola pasar agar permasalahan tersebut dapat ditangani secara menyeluruh.

 

“Mungkin perlu dilakukan pengerukan terlebih dahulu agar aliran air kembali lancar. Selain itu juga harus ada pembagian tugas yang jelas antara OPD terkait dan pengelola pasar agar persoalan ini tidak terus berulang,” pungkasnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait