Banjarbaru, Kalselpos.com – Anggota DPR RI, Rikwanto, menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai kebangsaan melalui sosialisasi Empat Pilar MPR RI menjadi langkah strategis dalam menghadapi dampak konflik global yang terus berkembang.
Hal tersebut disampaikannya saat menggelar kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Selasa sore. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas konstitusional DPR/MPR dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Sore ini saya berada di Banjarbaru untuk melaksanakan sosialisasi Empat Pilar. Ini adalah tugas DPR dan MPR dalam menanamkan serta memperkokoh rasa kebangsaan masyarakat, khususnya di Kalimantan Selatan. Untuk tahap awal, kita dahulukan di Banjarbaru,” ujar Rikwanto. Rabu (04/03/2026) kemarin.
Menurutnya, pemahaman terhadap nilai-nilai dasar negara menjadi semakin penting di tengah dinamika geopolitik dunia yang tidak menentu. Ia mencontohkan konflik di Timur Tengah dan perang antara Rusia dan Ukraina yang, meskipun tidak melibatkan Indonesia secara langsung, tetap memberikan dampak nyata terhadap berbagai sektor dalam negeri.
“Indonesia memang tidak terlibat langsung dalam perang, baik di Timur Tengah maupun konflik Rusia-Ukraina. Namun dampaknya tetap kita rasakan, baik di sektor ekonomi, ketersediaan energi, tenaga kerja, pendidikan, dan bidang lainnya. Tingkat dampaknya mungkin berbeda, tetapi tetap harus diwaspadai,” jelasnya.
Rikwanto menekankan bahwa kesiapsiagaan nasional harus dibangun secara kolektif. Pemerintah, DPR, dan seluruh elemen masyarakat perlu memahami perkembangan global agar Indonesia tidak menjadi pihak yang dirugikan akibat kurangnya antisipasi.
“Semua pihak harus peka terhadap perkembangan dunia. Jangan sampai kita menjadi bangsa yang terhempas karena tidak mengikuti dinamika yang terjadi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Gusti Rizky, menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia menilai kegiatan penguatan Empat Pilar sangat relevan dalam membangun ketahanan ideologi masyarakat di tingkat daerah.
“Kami di DPRD Kota Banjarbaru sangat mengapresiasi kegiatan ini. Penguatan nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus digaungkan, terutama di tengah tantangan global yang bisa memengaruhi stabilitas sosial dan ekonomi daerah,” ujarnya.
Gusti Rizky juga menambahkan bahwa sinergi antara DPR RI dan pemerintah daerah penting untuk memastikan masyarakat memiliki pemahaman yang utuh tentang kebangsaan. Dengan fondasi ideologi yang kuat, ia optimistis masyarakat Banjarbaru mampu menghadapi berbagai tantangan global secara bijak dan tetap menjaga persatuan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat nasionalisme dan rasa cinta tanah air semakin mengakar di tengah masyarakat, sehingga menjadi benteng utama dalam menghadapi dinamika global yang kian kompleks.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





