Lanjutkan Program RTLH, 1000 Buah Rumah Sepanjang Tahun 2026

Teks foto Serahkan Kunci Rumah : Bupati Tapin H Yamani dan Wakil Bupati Tapin H Juanda menyerahkan secara simbolis menyerahkan secara simbolis kunci rumah dan Jam Dinding Warna Kuning bergambar Bupati dan Wakil Bupati Tapin kepada pemilik rumah yang sudah selesai di bedah menjadi rumah layak huni. (Prokpim)(kalselpos.com)

Rantau, kalselpos.com – Di tahun 2026 ini Pemerintah Kabupaten Tapin kembali melaksanakan program rehab rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 1000 unit rumah. Senin 23/02/2026.

 

Bacaan Lainnya

Bupati Tapin H Yamani bersama dengan Wakil Bupati Tapin H Juanda menyerahkam secara langsung kunci rumah kepada warga yang menerima bantuan di Desa Suato Baru.

 

Bupati Tapin H Yamani mengatakan pada tahun 2026 ini kita akan melakukan rehab rumah tidak layak huni sebanyak 1000 unit.

 

“Sesuai janji politik pada saat kampanye untuk warga Tapin yang akan menuntaskan rumah tidak layak huni sebanyak 5.000 unit rumah dan setiap tahunnya akan melakukan rehab 1000 unit rumah,” ungkapnya.

 

Diakuinya Berbeda pada tahun lalu yang 1000 unit rumah akan selesai dalam waktu 100 hari, di tahun ini pelaksanaan RTLH sebanyak 1000 unit akan dilakukan sepanjang tahun 2026.

 

“Berharap masyarakat Kabupaten Tapin dapat benar – benar terbantu dengan program ini,” harapnya.

 

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Tapin, Yumanto, menjelaskan bahwa pada 2026 rehabilitasi RTLH disiapkan untuk 1.000 unit yang tersebar di 126 desa dan 9 kelurahan.

 

Hingga akhir Februari, progres program menunjukkan variasi tahapan. Sebanyak 620 unit rumah telah memiliki rencana anggaran biaya (RAB), 209 unit materialnya siap, 76 unit telah selesai 100 persen, dan 66 unit masih dalam proses pengerjaan.

 

Yumanto menyebut percepatan menjadi fokus utama agar target tahunan tercapai.

 

“Kami menyesuaikan pelaksanaan dengan kesiapan administrasi dan material di lapangan,” ujarnya.

 

Pada kesempatan itu juga di serahkan berupa makanan tambahan untuk ibu hamil, menyusui dan Balita sebagai bagian pencegahan stunting.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait