Ketua DPRD Banjarbaru Terima Silaturahmi dan Konsultasi Forum RT-RW Bahas Perwali Nomor 02 Tahun 2026

Teks Foto: Suasana pertemuan RT-RW setempat di ruang kerja Ketua DPRD kota Banjarbaru mengenai Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 02 Tahun 2026.(ist)(kalselpos.com)

Banjarbaru, Kalselpos.com – Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera, menerima kunjungan silaturahmi sekaligus konsultasi dari Forum RT-RW setempat di ruang kerjanya, baru-baru ini. Pertemuan tersebut membahas sejumlah ketentuan dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 02 Tahun 2026 yang dinilai perlu mendapatkan penjelasan lebih lanjut.

 

Bacaan Lainnya

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana dialogis dan terbuka. Para perwakilan RT dan RW menyampaikan sejumlah pertanyaan serta masukan terkait implementasi aturan yang tercantum dalam Perwali tersebut, khususnya yang bersentuhan langsung dengan tugas dan fungsi RT-RW di lingkungan masyarakat.

 

Ketua DPRD Banjarbaru menyambut baik kehadiran Forum RT-RW sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara unsur legislatif dan elemen masyarakat. Ia menegaskan bahwa RT dan RW memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan dan penghubung aspirasi warga di tingkat akar rumput.

 

Menurutnya, konsultasi semacam ini penting dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam pelaksanaan regulasi. Ia juga menyampaikan bahwa DPRD pada prinsipnya terbuka terhadap berbagai masukan, terutama jika berkaitan dengan efektivitas kebijakan pemerintah daerah.

 

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah poin dalam Perwali Nomor 02 Tahun 2026 menjadi sorotan, termasuk aspek teknis pelaksanaan dan konsekuensi administratif yang mungkin timbul di lapangan. Forum RT-RW berharap ada kejelasan agar pelaksanaan aturan tersebut tidak menimbulkan multitafsir.

 

Gusti Rizky menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui koordinasi dengan pihak terkait, termasuk pemerintah kota.

 

Ia menekankan bahwa harmonisasi antara regulasi dan kondisi riil di masyarakat sangat penting agar kebijakan dapat berjalan optimal.

 

Ia juga mengapresiasi sikap proaktif Forum RT-RW yang memilih jalur komunikasi dan konsultasi dalam menyikapi regulasi.

 

Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk membangun tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan transparan.

 

Pertemuan itu diharapkan menjadi awal dari komunikasi yang lebih intens antara DPRD dan unsur masyarakat di Banjarbaru. “Dengan sinergi yang baik, berbagai persoalan yang muncul akibat implementasi kebijakan dapat dicarikan solusi secara bersama demi kepentingan masyarakat luas,” pungkasnya.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait