Tadarus Ramadhan jadi Filter Moral Anak di Era Pergaulan Bebas

Teks Foto Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Habib Umar Assegaf(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Habib Umar Assegaf, mengajak masyarakat untuk semakin mengintensifkan tradisi tadarus Al-Qur’an selama bulan suci Ramadhan. Menurutnya, kebiasaan membaca dan memahami Al-Qur’an memiliki peran penting dalam menanamkan nilai moral serta menjadi benteng diri bagi anak-anak di tengah derasnya arus pergaulan bebas.

Bacaan Lainnya

Dalam keterangannya di Kalimantan Selatan, ia menegaskan bahwa peran orang tua sangat menentukan dalam membiasakan anak membaca Al-Qur’an sejak dini.

 

“Penting bagi kita sebagai orang tua melazimkan membaca Al-Qur’an agar nilai-nilai kebaikan tertanam kuat sebagai filter dalam kehidupan sehari-hari, terutama di bulan Ramadhan,” ujarnya Kamis (19/2/2026)

 

Tadarus Ramadhan sendiri merupakan tradisi membaca, mempelajari, dan memahami Al-Qur’an, baik secara bersama-sama maupun mandiri. Kegiatan ini umumnya dilakukan di masjid atau musala setelah salat Tarawih maupun menjelang berbuka puasa. Selain bertujuan memperbanyak pahala, tadarus juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta menghidupkan suasana malam Ramadhan.

 

Tradisi ini biasanya dilakukan secara bergiliran, di mana satu orang membaca sementara yang lain menyimak dan memperbaiki bacaan. Tidak hanya menargetkan khatam Al-Qur’an, tadarus juga menekankan pemahaman dan perenungan makna ayat.

 

Lebih dari sekadar ibadah, tadarus menjadi media pendidikan spiritual dan sosial bagi anak serta remaja. Melalui kebiasaan ini, diharapkan terbentuk generasi yang berakhlak, beriman, dan mampu menghadapi tantangan zaman dengan nilai-nilai Qurani sebagai pedoman hidup.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait