Kandangan, kalselpos.com– Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Kabupatena Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), di Taman Palidangan Sehati Kandangan, Kandangan, Jumat (14/2/2026).
GPN diawali zoom meeting yang diikuti Wakil Bupati (Wabup) Suriani, Sekretaris Daerah (Sekda), Muhammad Noor, Kapolres HSS, Kepala BPS, asisten, serta Kepala Dinas Pertanian HSS, bersana Menteri Pertanian RI.
Usai pelaksanaan zoom meeting, Wabup HSS Suriani meninjau pelaksanaan GPN yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Kabupatena HSS.
Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Kabupaten HSS Lutfiana, mengatakan program GPN adalah wujud nyata, kehadiran negara dalam menjaga ketahanan pangan dan menekan laju inflasi di tingkat daerah.
“Program GPN dilakukan untuk jaminan ketersediaan stok pangan, yang menjadi prioritas utama bagi pemerintah kabupaten saat ini,” ujar Lutfiana.
Ia berharap, program GPM pihaknya dapat menjamin akses warga terhadap pangan bermutu, dengan harga yang lebih murah dari harga pangan di pasaran.
“Langkah ini juga menjadi strategi kami, dalam mengintervensi harga di pasar agar tetap terkendali,” ujarnya.
Menurutnya, pasar murah ini, bahan pokok seperti bawang putih dijual seharga Rp33.000 per kilogram, bawang merah Rp34.000 per kilogram, serta paket garam isi tiga seharga Rp5.500 dan asam Rp6.500 per bungkus.
Selain bumbu dapur, tersedia pula beras SPHP seharga Rp60.000 per kemasan, gula pasir Rp17.500 per kilogram.
Kemudian, Minyakita Rp15.000 per liter, hingga minyak goreng premium Befood yang dibanderol dengan harga Rp19.000 per liter.
“Sementara GPM merupakan gerakan untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan nasional menghadapi bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri di seluruh provinsi, kabupaten dan Kota di Indonesia,” ujarnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





