BANJARMASIN, Kalselpos.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Selatan langsung bergerak cepat setelah pengukuhan kepengurusan baru dan pelaksanaan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil).
Partai yang didirikan Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu memasang target ambisius pada Pemilu 2029.
PKB Kalsel membidik dua kursi DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Selatan.
Target tersebut ditegaskan Ketua DPW PKB Kalsel, Cuncun Ahmad Syamsurijal, sebagai bagian dari mandat yang diberikan DPP kepada kepengurusan baru.
“Kami menerima amanah untuk menjalankan organisasi secara profesional. Penataan struktur akan mengikuti konsep manajemen partai yang telah dirancang DPP,” ujarnya.
Menurut Cuncun, penyusunan target politik harus dilakukan secara rasional dan terukur. Selain mempertahankan capaian yang sudah diraih, PKB juga berupaya meningkatkan perolehan kursi di semua tingkatan legislatif.
Ia menyebut, pada Pemilu sebelumnya PKB berhasil meningkatkan kursi DPRD Provinsi Kalsel dari lima menjadi enam. Ke depan, perolehan tersebut diharapkan kembali bertambah.
“Untuk DPR RI, insya Allah kita targetkan dua kursi dari Kalsel. Di tingkat provinsi juga harus ada peningkatan,” tegasnya.
Cuncun menambahkan, penguatan kerja-kerja politik berbasis pelayanan masyarakat menjadi kunci utama. Konsolidasi internal, pembaruan dan penguatan basis data, serta peningkatan kualitas pelayanan publik disebut sebagai prioritas.
“Semua langkah harus terukur. Data harus diperkuat, pelayanan kepada masyarakat harus nyata. Dengan begitu kepercayaan publik terhadap partai akan tumbuh,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PKB, H. Jazilul Fawaid, menyebut Muskerwil menjadi momentum awal pembenahan struktur partai secara menyeluruh di Kalimantan Selatan, mulai dari tingkat wilayah, cabang, hingga ranting.
“Ini menjadi penanda dimulainya penataan struktur secara menyeluruh. PKB selama ini bertumpu pada kekuatan struktur untuk mencapai target politik,” ujarnya.
Ia menilai Kalsel memiliki potensi besar secara kultural sebagai basis dukungan PKB. Karena itu, konsolidasi dan disiplin kader harus terus diperkuat agar mampu mendongkrak kemenangan partai di daerah tersebut.
Dalam waktu dekat, DPP menargetkan seluruh kepengurusan di tingkat ranting dan kecamatan terisi secara penuh. Selain itu, proses kaderisasi juga akan diperkuat sebagai persiapan menghadapi Pemilu dan Pilkada 2029.
“Struktur harus lengkap hingga tingkat bawah. Kaderisasi juga menjadi fokus agar target DPR RI dan legislatif dapat tercapai,” tegas Jazilul.
Dengan konsolidasi organisasi yang menyeluruh, PKB Kalsel optimistis mampu memperkuat posisinya dan meraih hasil maksimal pada kontestasi politik mendatang.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





