Wagub Kalsel sebut Sinkronisasi kebijakan percepat pelaksanaan pembangunan

Teks foto Wagub Kalsel Hasnuryadi saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) kepala daerah yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Sentul, Jawa Barat, Senin (2/2).(ist)(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan (Wagub Kalsel) Hasnuryadi Sulaiman mengatakan sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci percepatan pelaksanaan pembangunan, terutama yang menjadi prioritas nasional, serta mencegah tumpang tindih kebijakan di daerah.

Bacaan Lainnya

“Presiden telah menegaskan bahwa pemerintah pusat tidak menjalankan kebijakan secara satu arah. Program nasional, harus berjalan selaras dengan kebutuhan daerah agar implementasinya efektif dan tepat sasaran,” kata Hasnuryadi dalam keterangannya di Banjarmasin, Jumat (6/2).

 

 

Hasnuryadi menegaskan itu setelah mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) kepala daerah yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Sentul, Jawa Barat, Senin (2/2).

 

 

“Presiden menekankan pentingnya penyelarasan pusat dan daerah agar program prioritas dapat dieksekusi lebih cepat,” ucapnya.

 

 

Ia menilai Rakornas kepala daerah menjadi forum strategis untuk menyatukan visi nasional dan daerah, khususnya dalam pelaksanaan agenda prioritas seperti ketahanan pangan dan energi.

Baca juga: Wagub Kalsel dan Hasnur Group bagikan ribuan paket bantuan banjir

Menurut dia, penyamaan arah kebijakan sejak tahap perencanaan sangat penting untuk memperkuat efektivitas pelaksanaan di lapangan.

 

 

Selain itu, penguatan koordinasi lintas level pemerintahan juga mencerminkan penempatan daerah sebagai bagian dari solusi pembangunan nasional. Dengan pola tersebut, daerah tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga mitra strategis dalam pencapaian target nasional.

Selain aspek sinkronisasi kebijakan, Hasnuryadi juga menyoroti pentingnya pendekatan dialog dalam tata kelola pemerintahan.

 

 

Ia mengapresiasi keterbukaan Presiden Prabowo dalam membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kelompok kritis dan tokoh agama.

Baca juga: Gubernur H Muhidin berharap Pemkab Batola-Pemprov Kalsel selalu berkoordinasi

“Keterbukaan dialog tersebut berfungsi sebagai mekanisme deteksi dini terhadap persoalan di lapangan, sehingga pemerintah dapat melakukan evaluasi dan penyesuaian kebijakan secara lebih cepat,” katanya.

 

 

Ia berharap penguatan koordinasi pusat dan daerah yang ditegaskan dalam Rakornas kepala daerah dapat menjadi landasan perbaikan kinerja pemerintahan, khususnya dalam pelaksanaan program prioritas nasional.

“Beberapa program prioritas itu antara lain swasembada pangan, kemandirian energi, reformasi birokrasi, pembangunan infrastruktur desa dan kota, serta penguatan stabilitas nasional,” ujar Wagub Kalsel Hasnuryadi.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait