Banjarmasin, kalselpos.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada giat operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Banjarmasin.
Diantara tiga orang yang diamankan tersebut salah satunya yaitu Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Mulyono.
“KPK mengamankan sejumlah tiga orang. Salah satunya adalah Kepala KPP Madya Banjarmasin,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu, (4/2) kemarin.
Sementara itu, Budi mengungkapkan dua orang lain yang ditangkap dalam OTT terkait Mulyono adalah seorang aparatur sipil negara (ASN), dan seorang pihak swasta.
Perlu diketahui sebelumnya, pada 4 Februari 2026, KPK mengonfirmasi melakukan OTT di lingkungan KPP Banjarmasin, Kalsel.
Sementara itu Menanggapi hal tersebut, Menteri keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tidak terpukul akan peristiwa tersebut. Bahkan menurutnya ini adalah titik masuk untuk memperbaiki institusi tersebut.
“Kenapa terpukul? Karena itu justru merupakan titik masuk untuk memperbaiki pajak dan bea cukai sekaligus. Kemarin kan bea cukai sudah saya obrak abrik kan yang dapet yang dipinggirkan,” ujar Purbaya Rabu (4/2/2026).
“Ya, biar aja kita lihat apa hasilnya OTT itu. Kalau memang orang Pajak, Bea Cukai , yang masalah ya harus ditindak secara hukum, sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang ada,” tambahnya.
Purbaya pun menjelaskan bahwa dirinya membuka opsi untuk me-nonjob-kan para pegawainya yang terbukti terlibat dalam kasus-kasus yang terbukti.
“Nanti kita lihat Kayaknya sih kalau terbukti salah bisa diberhentikan Sekarang akan diberhentikan,” tandasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





