Paringin, kalselpos.com– Kecamatan Tebing Tinggi meluncurkan inovasi unggulan bernama Klinik Monalisa (Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Keuangan Desa).
Inovasi ini hadir sebagai solusi atas keterbatasan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa serta rumitnya prosedur pertanggungjawaban keuangan yang selama ini sering menjadi kendala.
Inisiator inovasi, Pahriansyahmenjelaskan, bahwa Klinik Monalisa memiliki tujuan strategis untuk memastikan setiap rupiah Dana Desa memberikan dampak nyata.
“Tujuan utamanya meliputi melihat dan meneliti langsung hasil kegiatan fisik di lapangan guna memperoleh gambaran realisasi yang akurat sebagai bahan evaluasi ke depan. Menciptakan mekanisme kendali yang harmonis untuk meminimalisir penyalahgunaan keuangan desa. Memberikan pembinaan intensif kepada perangkat desa mengenai tata kelola keuangan yang benar,” ujarnya.
Menurutnya, Klinik Monalisa memiliki keunggulan dibandingkan sistem monitoring biasa karena melibatkan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Tenaga Pendamping Profesional dari Kemendesa dalam prosesnya.
Manfaat nyata yang dirasakan oleh desa-desa di Kecamatan Tebing Tinggi antara lain Memperkuat hubungan kerja antara Pemerintah Desa dan Pemerintah Kecamatan, meningkatkan kualitas penyusunan laporan pertanggungjawaban sehingga sesuai dengan regulasi yang berlaku, membantu pemerintah desa mengenali potensi lokal yang belum tersentuh melalui observasi langsung di lapangan.
Adapun keberhasilan inovasi ini terlihat dari capaian 2024, di mana serapan anggaran dan penyelesaian proyek fisik mencapai 90 persen, dan diproyeksikan meningkat hingga 95% pada 2025.
“Dengan implementasi Klinik Monalisa, diharapkan nilai Indeks Desa Membangun (IDM) di seluruh wilayah Kecamatan Tebing Tinggi terus meningkat, sejalan dengan visi Membangun Desa Menata Kota,” tandasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





