Banjarmasin,kalselpos.com –
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Fraksi Golkar, Raisha Aprilia, mengapresiasi capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalimantan Selatan sepanjang tahun 2025 yang berhasil melampaui target. Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting untuk tetap optimistis terhadap realisasi pendapatan daerah pada tahun 2026.
Berdasarkan data Dinas Kominfo Kalsel, total Pendapatan Daerah (APBD) Kalsel tahun 2025 terealisasi sebesar Rp10,94 triliun dari target Rp10,52 triliun, atau mencapai 103,99 persen. Sementara itu, komponen PAD tercatat mencapai Rp5,18 triliun dari target Rp4,58 triliun, atau setara 113,11 persen.
Raisha menilai, capaian tersebut tidak terlepas dari kuatnya kontribusi sektor pajak daerah, khususnya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), pajak alat berat, serta Pajak Air Permukaan (PAP) yang menunjukkan kinerja positif.
“Capaian ini patut diapresiasi. Ke depan, kita harus tetap optimis dan fokus mengoptimalkan sektor-sektor pajak unggulan agar pendapatan daerah terus meningkat,” ujarnya Kamis (29/12026)
Namun demikian, Raisha mengingatkan bahwa besarnya potensi pendapatan harus diiringi dengan strategi dan inovasi yang tepat. Upaya tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan Wajib Pajak (WP).
“Pemerintah daerah perlu menghadirkan terobosan pelayanan, digitalisasi, serta edukasi yang berkelanjutan agar animo masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak semakin tinggi,” pungkasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





