Kematian Ikan di Sungai Barito, Bukan akibat Limbah Kimia

Teks foto []istimewa KEMATIAN IKAN MASSAL - Peristiwa kematian massal yang ikut melanda sejumlah ikan budidaya di Barito Kuala.(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com

— Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi Demokrat Persatuan Perjuangan (DPP), Sadam Husein Nafarin, menegaskan peristiwa kematian sejumlah jenis ikan di Sungai Barito, Kabupaten Barito Kuala (Batola), bukan disebabkan oleh pencemaran kimia maupun aktivitas perusahaan dan perkebunan sawit. Hal tersebut disampaikannya berdasarkan hasil analisis lapangan dan mitigasi awal laporan kualitas air.

Bacaan Lainnya

 

Menurutnya, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan adanya intrusi air dengan kandungan pH yang terlalu tinggi akibat kiriman banjir rob dari wilayah Hulu Sungai beberapa waktu lalu. Perubahan kualitas air secara mendadak tersebut dinilai berdampak langsung terhadap ekosistem sungai dan menyebabkan stres lingkungan pada biota air. “Ini murni faktor alami, bukan karena zat kimia berbahaya,” ujarnya

 

Ia juga menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait kualitas air PDAM di Kabupaten Barito Kuala. Saddam memastikan air PDAM masih layak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga seperti mandi, mencuci beras, dan mencuci pakaian. Namun, untuk konsumsi langsung, air tersebut belum direkomendasikan tanpa proses pemasakan terlebih dahulu karena masih memerlukan teknologi pengolahan yang lebih modern.

 

Air baku PDAM Barito Kuala sendiri bersumber dari Sungai Martapura, sama seperti PDAM Banjarmasin dan Banjarbaru. Selain itu, ia menegaskan jika terjadi kematian mendadak pada hewan predator seperti buaya, hal tersebut juga bukan disebabkan faktor kimiawi, melainkan akibat perubahan kualitas air secara tiba-tiba yang mengganggu habitat alaminya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan melalui Tim P2P Puskesmas Barambai telah melakukan pengambilan sampel air Sungai Barito di empat titik strategis pada Sabtu, 24 Januari 2026. Laporan tersebut menjadi dasar awal penyelidikan lanjutan untuk memastikan kondisi lingkungan secara menyeluruh.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait