Amuntai, kalselpos.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) H Fadilah, akan menindaklanjuti tuntutan massa aksi damai terkait dugaan kecurangan penerimaan Satpam di Rumah Sakit Umum Daerah Pambalah Batung Amuntai.
Tuntutan itu disampaikan pada aksi damai yang digelar Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Organisasi Sosial Terintegrits (GOSTI) HSU dan Damang Adat Dayak Meratus (DADMB) HSU, di depan Kantor DPRD HSU, Senin (26/1/2026).
Maulana, salah satu demonstran meminta kepada DPRD untuk melakukan penyelidikan dugaan indikasi kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh tim seleksi Satpam di RSUD Pambalah Batung Amuntai.
Adapun dugaan kecurangan yang disampaikan pada aksi damai, diantaranya brosur penerimaan, satpam, tidak pakai BUJP, (Badan Usaha Jasa Pengamanan).
Ketidak transparansi nilai hasil seleksi, dan diduga nilai itu dibuat-buat karena tidak berani menunjukan nilai itu kepada peserta.
Di sesi kesemaptaan tidak murni atau dimanipulasi, sedangkan hasil nilai fisik yang di umumkan, tidak sesuai dengan fakta dilapangan.
“Peserta yang mengikuti seleksi melihat sendiri dengan jelas nyata bahwa peserta lain jauh dibawah mereka,” ucapnya.
Sementara Ketua DPRD HSU H Fadilah akan menindaklanjuti apa yang disampaikan peserta aksi damai.
“Apabila hasil seleksi security tidak sesuai presedur dan tidak sesuai ketentuan, kami DPRD akan merekomendasikan untuk membatalkan hasil seleksi security yang ada RSUD Pambalah Batung,” tegas Fadilah.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





