Bupati Sahrujani Sambangi Pengrajin Alat Tangkap Ikan Tradisional

Teks foto :  Bupati Kabupaten HSU H Sahrujani berbincang dengan masyarakat pengrajin lukah. (ist)(kalselpos.com)

Amuntai, kalselpos.com – Bupati Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani menyambangi pengrajin lukah di Desa Tabalong Mati dan Desa Panawakan Kecamatan Amuntai Utara, Sabtu (6/12/2025).

 

Bacaan Lainnya

Bupati Sahrujani mengatakan kedatangannya sebagai bentuk dukungan terhadap kelestarian budaya salah satunya kepada para pengrajin lukah atau alat tangkap ikan tradisonal.

 

“Pembuatan lukah merupakan tradisi masyarakat, dan ini sekaligus menjadi sumber penghasilan tambahan masyarakat,” kata Bupati usai kegiatan penyerahan bantuan kebakaran di Desa Murung Padang.

 

Ia berkomitmen Pemerintah Daerah Kabupaten HSU akan terus mendorong pelaku UMKM lokal agar berkembang diantaranya dengan cara memberikan pendampingan.

 

“Insya Allah pemerintah daerah akan memikirkan bagaimana membantu para perajin lukah ini agar lebih berkembang. Nanti akan kami komunikasikan dengan dinas terkait supaya usaha masyarakat bisa didukung dan diberdayakan,” ucapnya.

 

Bupati berharap dengan adanya perhatian kepada pengrajin ini keterampilan tradisional tetap terjaga dan tidak punah.

 

“Mudah-mudahan dengan adanya perhatian terhadap pengrajin lukah di Desa Panawakan dan Tabalong Mati dapat semakin maju dan mampu meningkatkan ekonomi keluarga,” pungkasnya.

 

Perlu diketahui, lukah merupakan alat tangkap ikan tradisional yang kerap digunakan oleh masyarakat nelayan di Kabupaten HSU.

 

Lukah ini terbuat dari potongan pohon paring. Kemudian potongan paring tersebut dililit dengan rautan rotan yang digunakan sebagai pengikat sehingga menjadi sebuah alat tangkap ikan tradisional bernama lukah.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait