BANJARMASIN, Kalselpos.com – Proses seleksi bakal calon direksi PAM Bandarmasih memasuki fase krusial. Bertempat di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Rabu (3/12/2025), hanya 10 dari 11 peserta yang lolos administrasi hadir mengikuti asesmen yang digelar Panitia Seleksi (Pansel).
Satu peserta dinyatakan gugur karena tidak hadir tanpa keterangan. Ketua Pansel, Ikhsan Budiman, menegaskan bahwa asesmen ini merupakan tahapan penting dalam menguji kelayakan para kandidat.
“Tim asesor melakukan pendalaman materi dan wawancara. Ini tahapan wajib yang harus diikuti. Karena tidak hadir, satu peserta otomatis dianggap mengundurkan diri,” tegas Ikhsan.
Ia menjelaskan bahwa asesmen dilakukan oleh asesor profesional yang ditunjuk untuk mengukur kapasitas, kompetensi, hingga kesiapan para kandidat dalam memimpin perusahaan air minum terbesar di Kota Banjarmasin tersebut. Seleksi kemudian berlanjut pada Kamis (4/12/2025) dengan sesi wawancara dan penyampaian makalah di hadapan Pansel.
“Setelah seluruh tahapan rampung, kami akan menyampaikan tiga nama untuk masing-masing posisi direksi kepada kepala daerah,” jelasnya.
Tiga posisi strategis yang diperebutkan adalah Direktur Utama, Direktur Operasional, dan Direktur Umum. Setelah menerima tiga nama untuk tiap posisi, Wali Kota Banjarmasin dijadwalkan melakukan wawancara final.
“Wali Kota akan mendalami rencana kerja dan integritas calon direksi sebelum menentukan siapa yang terpilih,” tambah Ikhsan.
Sementara itu, Kabag Perekonomian dan SDA Setdako Banjarmasin, Siane Apriliawati, menegaskan bahwa nama-nama terpilih tidak bisa langsung diumumkan. Sesuai regulasi, kandidat yang dipilih harus terlebih dahulu disampaikan kepada Kemendagri untuk mendapatkan pertimbangan.
“Sesuai Permendagri, sebelum menetapkan calon anggota direksi, Kepala Daerah wajib menyampaikan calon terpilih kepada Menteri melalui Dirjen Bina Keuangan Daerah untuk memperoleh pertimbangan,” pungkasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





