PUPR Kota Banjarbaru Akan Laporkan Pencuri Tiang Bollard Ke Polres Banjarbaru 

Teks Foto: Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Adi Maulana saat memberikan keterangan terkait tiang besi yang hilang di beberapa titik trotoar Jalan Banjarbaru. (Hafidz)(kalselpos.com) 

Banjarbaru, Kalselpos.com – Sejumlah tiang bollard atau pembatas trotoar dari bahan besi di Jalan Panglima Batur, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dilaporkan hilang akibat aksi pencurian yang diduga dilakukan oleh sindikat “rayap besi”.

 

Bacaan Lainnya

Terpantau, sebanyak enam unit bollard di depan Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) raib dan tiang lain di lokasi serupa, seperti di depan SMP Negeri 2 Banjarbaru.

 

Tidak hanya di sekitar BSPJI, fasilitas pembatas trotoar di sejumlah titik strategis juga menjadi sasaran, antara lain di kawasan depan Balai Kota Banjarbaru (3 bollard hilang), depan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Perkebunan (7 bollard raib), depan Kantor Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Disdag Kalsel (5 bollard lenyap).

 

Kemudian di sekitar Kantor Badan Pertanahan Kota Banjarbaru (2 bollard dicuri), depan Kantor Pos setempat (1 bollard hilang), dan di depan SDN 2 Komet (4 bollard raib).

 

 

Dikonfirmasi, Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Adi Maulana, mengatakan bahwa berdasarkan hasil inventarisasi, total 91 bollard di sepanjang Jalan Panglima Batur telah hilang sejak 2022.

 

“Total hasil inventaris tadi ada sekitar 91 bollard yang dicuri oleh pelaku. Materialnya besi cor tuang, dan dari kondisi teknisnya terlihat dicabut dan dirusak secara paksa,” ucapnya. Senin (01/12/2025).

 

Ia menegaskan, bahwa pihaknya akan mengambil dua langkah utama. Pertama, melaporkan kejadian ini kepada kepolisian untuk proses hukum. Kedua, melakukan penggantian bollard secara bertahap dengan material non-besi yang tidak memiliki nilai jual sebagai besi tua.

 

“Pergantian akan dilakukan bertahap dan menggunakan material non-besi agar lebih aman dari pencurian,” tegasnya.

 

Terkait pelaporan akan hilangnya tiang besi, akan dilakukan hari ini ke Polres Banjarbaru. Sebab karena perbuatan yang dilakukan oleh para pencuri ini kerugian yang ditaksir sekitar dua ratus juta rupiah.

 

 

“Hari ini kami akan melakukan pelaporan ke Polres Banjarbaru. Sebab semua unsur bukti sudah dilengkapi untuk melakukan laporan. Langkah ini adalah bukti nyata bahwa Dinas PUPR tidak main-main terkait kejadian ini guna membuat efek jera kepada para pencuri,” tukasnya.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait