Tanjung, kalselpos.com – Kabar baik datang dari upaya penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Tabalong. Hingga November 2025, temuan kasus baru penderita HIV mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Rapolo Manik, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kesehatan Jiwa dan NAFZA Dinas Kesehatan (Dinkes) Tabalong, menyampaikan bahwa tahun ini ditemukan 35 kasus baru. Jumlah ini turun dari tahun 2024 yang mencatat 45 kasus baru.
“Tahun ini ada 35 kasus baru, untuk jumlah keseluruhan penderita ada 202 orang,” beber Rapolo Manik kepada wartawan di Tanjung pada Kamis (27/11).
Rapolo Manik menyebutkan bahwa sebagian besar penderita yang ditemukan masih berada pada usia produktif dan didominasi oleh jenis kelamin laki-laki. Bahkan, terdapat beberapa penderita yang masih berusia remaja.
Penularan kasus ini disinyalir disebabkan oleh perilaku gaya hidup yang berisiko, seperti penggunaan jarum suntik sembarangan, kontak darah, dan hubungan seksual.
Penemuan kasus ini tidak lepas dari keaktifan petugas kesehatan Dinkes Tabalong yang menggunakan strategi “jemput bola”.
“Lewat skrining, mobile voluntary counseling and testing kita aktif mendatangi tempat-tempat berisiko. Ada juga (temuan) saat datang berobat terperiksa,” kata Rapolo.
Dinkes Tabalong juga menekankan pentingnya kerahasiaan pasien (ODHA – Orang dengan HIV/AIDS). Petugas kesehatan tidak akan menyampaikan status infeksi seseorang kepada orang terdekatnya (misalnya pasangan) tanpa persetujuan dari si penderita.
Yang lebih menarik, Rapolo menerangkan bahwa risiko penularan HIV dari penderita sangat bergantung pada jumlah viral load hiv, yaitu jumlah virus setelah terapi.
“Ambang batas yang baik berada di kisaran 20-50 kopi per mililiter. Semakin rendah kadar virusnya, maka kualitas hidup penderita semakin baik dan ia tidak akan menularkan virus” jelas Rapolo.
Kunci untuk menekan viral load adalah kepatuhan meminum obat seumur hidup. Dinkes Tabalong menyediakan obat antivirus secara gratis dan aktif memonitor tingkat kepatuhan pasien.
“Yang paling penting kepatuhan orang-orang yang menderita HIV, kesempatan untuk lebih sehat dan produktif masih besar. Ada dukungan untuk ODH,” pungkasnya.
PBaca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





