Bunda Forum Anak HSS Buka Pelatihan Peningkatan Peran Anak

Teks foto:  SAMBUTAN- Bunda Forum Anak Daerah Kabupaten HSS Tata Syafrudin Noor, memberikan sambutan peningkatan peran forum anak.(Kominfo)(kalselpos.com)

Kandangan, kalselpos.com– Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar peningkatan peran forum anak untuk pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP), Kekerasan Terhadap Anak (KTA), Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) dan Perkawinan Anak, di Aula Kantor Camat Kandangan, Kamis (27/11/2025).

 

Bacaan Lainnya

Kegiatan peningkatan peran forum anak teraebut, dibuka Bunda Forum Anak Daerah Kabupaten HSS Tata Syafrudin Noor dan menghadirkan narasumber Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten HSS Muhammad Noor, Aktivis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Trainer Public Speaking Bunda Ismaniah.

 

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten HSS Heri Utomo mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk komitmen Forum Anak Daerah HSS untuk menguatkan peran anak sebagai Pelopor dan Pelapor (2P).

 

“Kegiatan juga untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran dalam upaya pencegahan berbagai bentuk kekerasan dan pelanggaran hak Anak,” ujar Heri.

 

Sementara itu, Bunda Forum Anak Daerah Kabupaten HSS Tata Syafrudin Noor, menegaskan bahwa forum anak merupakan wadah strategis untuk membangun karakter generasi muda, menumbuhkan kepedulian sosial, untuk mempersiapkan anak untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.

 

“Peran anak tidak bisa diabaikan, karena memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar,” ujar Tata.

 

Tata berharap kegiatan dapat dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk belajar, meningkatkan kreativitas dan menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial.

 

Tata mengingatkan di tengah pesatnya perkembangan zaman, kemampuan komunikasi publik dan keberanian menyampaikan aspirasi sangat diperlukan, agar anak mampu menjadi garda terdepan dalam pencegahan kekerasan, eksploitasi, serta pelanggaran hak anak lainnya.

 

“Semoga kegiatan ini, forum anak mampu berperan lebih aktif dalam upaya pencegahan KTP, KTA, TPPO, ABH, dan perkawinan anak sebagai bagian dari komitmen bersama mewujudkan Kabupaten HSS yang ramah anak,” ujar Tata Syafrudin Noor.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait