Amuntai, kalselpos.com – Wakil Bupati Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Hero Setiawan menjadi pembicara pada Seminar Nasional Transformasi Pertanian dan Perikanan Berbasis Ekonomi Hijau untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan.
Seminar ini diselenggarakan Fakultas Pertanian Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari, Senin (25/11/2025) di Best World Kindai Hotel Banjarmasin.
Wabup Kabupaten HSU Hero Setiawan mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan sehingga dapat mengisi seminar ini.
Disela-sela acara tersebut, ia menjelaskan tentang kondisi wilayah Kabupaten HSU. Dikataknnya wilayah HSI didominasi wilayah rawa.
Dan saat ini untuk memperluas lahan pertanian di HSU para petani menghadapi tantangan, yakni tumbuhnya gulma atau akrab disebut rumput jablay.
Akibatnya tanaman liar itu, setidaknya ada 23.000 hektar lahan pertanian yang tidak dapat digunakan karena tertutup.
Namun dibalik hal tersebut tersimpan sesuatu yang kemungkinan cukup bermanfaat dan kini masih dalam dilakukan pengkajian.
“Potensi pemanfaatan mengenai gulma ini masih dalam tahap penelitian. Namun para peternak kerbau rawa sudah mencoba memberikan gulma tersebut kepada ternak mereka, hasilnya tidak ditemukan cacing dalam tubuh kerbau itu. Artinya gulma ini punya potensi sebagai pakan ternak tinggi protein,” terangnya.
“Selain itu, tumbuhan liat ini pun punya potensi sebagai pakan ikan dan bahan obat,” pungkasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





