Surabaya, kalselpos.com – Sebanyak 35 ASN Pemerintah Kabupaten Tapin mengikuti seleksi administrasi dan uji kompetensi untuk Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang digelar di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur, berlangsung Kamis–Jumat (20–21/11/2025).
Wakil Bupati Tapin, H Juanda, hadir langsung memantau proses seleksi tersebut. Kehadirannya sekaligus memastikan bahwa seluruh tahapan berjalan sesuai regulasi dan standar merit.
Juanda diterima oleh jajaran BKD Jawa Timur dan Panitia Seleksi, yang memaparkan alur penilaian mulai dari administrasi, uji kompetensi, hingga tahapan berikutnya yang akan menentukan kandidat terbaik untuk mengisi jabatan strategis di lingkungan Pemkab Tapin.
Dalam arahannya kepada para peserta, Juanda menekankan pentingnya integritas, kompetensi, serta orientasi pelayanan publik sebagai syarat utama pejabat struktural. Ia menegaskan bahwa pengisian jabatan tinggi bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.
“Kita membutuhkan aparatur yang mampu menjawab tantangan pembangunan dan bergerak cepat dalam melayani masyarakat. Seleksi terbuka ini menjadi momentum untuk memastikan bahwa yang terpilih adalah mereka yang layak dan siap bekerja,” ujar Juanda.
Ia juga mengajak peserta menjaga sportivitas dan mengikuti seluruh tahapan dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, hasil terbaik hanya akan dicapai melalui proses seleksi yang profesional dan akuntabel.
Seleksi JPT Pratama ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tapin dalam menerapkan sistem merit serta meningkatkan kualitas birokrasi daerah.
Hasil penilaian dari BKD Jawa Timur dan Pansel akan menjadi dasar penetapan pejabat yang akan mengisi posisi strategis pada tahun mendatang.
Adapun seleksi dan uji kompetensi yang dilakukan untuk mengisi sejumlah dinas yang masih kosong yaitu, Dinas Pendidikan, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran, Badan Kesatuan Politik dan Bangsa, Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, Sekretaris DPRD dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
Rata rata satu Dinas di ikuti 4 sampai 5 orang Penjabat Lingkup Tapin dan juga dari Penjabat Prov Kalsel.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





