Tapin Evaluasi MPP Triwulan III, Wabup Juanda Dorong Layanan Publik Lebih Lincah

Teks foto Wakil Bupati Tapin H Juanda membuka rapat evaluasi Triwulan III Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Tapin.(ist)(kalselpos.com)

Rantau, kalselpos.com – Pemerintah Kabupaten Tapin menggelar evaluasi Triwulan III Mal Pelayanan Publik (MPP) pada Selasa, (18/11/ 2025) bertempat Di Aula Pertemuan MPP Eks Kantor Bupati Tapin.

 

Bacaan Lainnya

Bupati Tapin di Wakil Bupati Tapin, H. Juanda, dalam sambutannya membuka rapat menekankan pentingnya konsistensi mutu layanan di tengah dinamika kebutuhan masyarakat Tapin, dengan evaluasi triwulan III MPP Kabupaten Tapin.

 

“Evaluasi seperti ini sangat krusial. Kita ingin memastikan standar pelayanan terpenuhi, inovasi bergerak, dan setiap kendala dapat segera ditangani,” kata Juanda.

 

Menurutnya MPP sebagai salah satu instrumen kunci reformasi birokrasi. Ia menegaskan bahwa MPP tidak sekadar gedung yang menyatukan berbagai layanan, melainkan simbol komitmen pemerintah untuk menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, lebih cepat, dan lebih dapat diandalkan.

 

Ia menolak melihat evaluasi hanya sebagai ajang mencari kekurangan, tetapi sebagai proses memperkuat pelayanan yang responsif dan profesional.

 

Juanda mengingatkan bahwa MPP Tapin tidak boleh terjebak pada zona nyaman. Perubahan teknologi dan meningkatnya tuntutan masyarakat, menurutnya, menuntut MPP untuk terus memperbarui tata kelola, mempercepat digitalisasi, dan mengasah kemampuan aparatur.

 

“Gedung yang megah tidak cukup jika pelayanan tidak berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujarnya.

 

Evaluasi triwulan III ini diharapkan melahirkan rekomendasi konkret dan inovasi baru yang dapat menguatkan posisi MPP Tapin sebagai salah satu pusat layanan publik terbaik di Kalimantan Selatan.

 

Sementara Plt Kepala DPMPTSP Tapin, Debby Estimutia, melaporkan bahwa evaluasi berkala dilakukan untuk memantau performa seluruh layanan di MPP. Ia memastikan setiap pelayanan harus mengikuti SOP dan menjawab ekspektasi masyarakat.

 

Dalam evaluasi kali ini, sejumlah aspek menjadi sorotan: efektivitas layanan, tingkat kepuasan pengguna, hingga tantangan yang muncul dalam operasional harian.

 

“Kami ingin melihat sejauh mana inovasi yang diterapkan benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujar Debby.

 

Ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif instansi mitra. Masukan dari setiap lembaga, menurutnya, sangat menentukan arah pengembangan MPP ke depan.

 

Melalui evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Tapin berharap lahir strategi peningkatan layanan yang lebih terarah, sekaligus memperkuat agenda reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang lebih terbuka, modern, dan responsif.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait