Bupati Shalahuddin Fokus Perbaiki Opini BPK dan Nilai MCSP KPK

Teks foto: Bupati Barut H. Shalahuddin (tengah) didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan dan Sekda Drs Muhlis saat memimpin Rakor Camat se-Barut di Balai Antang, Rabu (5/11). (Ist)(kalselpos.com)

Muara Teweh, kalselpos.com – Bupati Barito Utara (Barut) H. Shalahuddin menyiapkan serangkaian langkah strategis guna memulihkan citra dan memperbaiki tata kelola pemerintahan.

 

Bacaan Lainnya

Bupati memfokuskan perhatian pada dua tantangan utama opini BPK yang turun ke WDP dan nilai MCSP KPK yang stagnan di angka 34.

 

“Dua hal ini mencerminkan adanya pekerjaan rumah besar terkait tata kelola administrasi dan pencegahan korupsi di lingkungan kita,” kata Shalahuddin dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Camat se-Barut, Rabu, (5/11/2025) di Balai Antang.

 

Menanggapi perubahan opini BPK dari Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP), Pemkab Barut mengambil inisiatif jemput bola.

 

Bupati akan memimpin langsung rombongan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Keuangan, Aset, Perizinan, dan Tata Usaha untuk bertemu dengan Kepala BPK RI di Palangka Raya.

 

“Kami akan secara langsung meminta pendampingan BPK agar daerah kita dapat memahami dan memperbaiki kelemahan yang ada, sehingga predikat WTP dapat kita peroleh kembali secepatnya,” ujar Shalahuddin.

 

Selain itu, Pemkab Barut juga berkomitmen untuk meningkatkan nilai Monitoring, Controlling, Surveillance for Corruption Prevention (MCSP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Meskipun terjadi peningkatan tipis dari 32 ke 34, angka ini masih sangat jauh di bawah rata-rata provinsi (63). Nilai MCSP adalah indikator penting pengawasan dan pencegahan korupsi di daerah.

 

Bupati menegaskan bahwa peningkatan nilai MCSP menjadi prioritas utama untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Seluruh jajaran perangkat daerah dan para camat diajak untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan kedisiplinan administratif sebagai kunci untuk mempercepat perbaikan sistem yang diperlukan.

 

Kehadiran Wakil Bupati, Sekda, para camat, serta Kepala Perangkat Daerah dalam Rakor ini menunjukkan keseriusan seluruh elemen Pemkab Barut dalam menyambut tantangan dan melaksanakan perbaikan mendasar.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait