Mega Proyek Strategis Jembatan Pulau Laut, Hidupkan harapan Baru warga Kotabaru

Teks Foto []istimewa MASIH BERJALAN - Sejumlah pondasi untuk pembangunan Jembatan Batulicin-Pulau Laut Kotabaru yang masih berjalan di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu.(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com

Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kotabaru kini difokuskan pada penyelesaian mega proyek Jembatan Pulau Laut, yang akan menghubungkan daratan Kalimantan di Batulicin (Tanah Bumbu) dengan Pulau Laut (Kotabaru). Proyek strategis ini ditargetkan rampung pada tahun 2029, dengan sebagian konstruksi utama ditarget selesai lebih awal pada 2028.

Bacaan Lainnya

 

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi Golkar, Achmad Maulana, mengatakan jembatan ini akan menjadi pengubah peta konektivitas di wilayah selatan Kalimantan.

 

“Jembatan Pulau Laut bukan hanya infrastruktur fisik, tapi juga jembatan ekonomi dan sosial bagi masyarakat di dua kabupaten,” ujarnya Senin (3/11).

 

Jembatan sepanjang 3,75 kilometer ini mengusung desain cable-stayed bridge dengan bentang utama 350 meter dan dua bentang samping masing-masing 175 meter. Lebar jembatan mencapai 24 meter dengan tinggi 30 meter, serta didukung bentang pendekat dan jalan penghubung di kedua sisi.

 

Proyek ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi dengan menghubungkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanah Bumbu dan Pelabuhan Mekar Putih Kotabaru. Selain memperlancar logistik, keberadaan jembatan juga akan membuka akses pendidikan, kesehatan, serta pariwisata bagi masyarakat.

 

“Ini langkah konkret pemerataan pembangunan di Kalimantan Selatan. Kami di DPRD akan terus mendorong agar dukungan pendanaan dari pusat bisa segera terealisasi,” tambah Achmad Maulana.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait