Rantau, kalselpos.com — Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Kabupaten Tapin bersama PT Energi Batubara Lestari (EBL) dan warga Desa Bitahan Baru Kecamatan Lokpaikat dan Warga Desa se Kecamatan Piani, Kamis (30/10), berlangsung di Gedung Dewan setempat. Pertemuan itu membahas keluhan warga terkait genangan air di jalan penghubung Miawa–Rantau serta dampak aktivitas blasting tambang yang meresahkan masyarakat.
Rapat dipimpin Ketua DPRD Tapin, Achmad Riduan Syah, dan dihadiri Anggota DPRD Tapin Perwakilan Forkopimcam, perwakilan masyarakat Desa Bitahan Baru, Desa Se Kec Piani serta sejumlah dinas teknis.
Selama hampir enam jam, dewan berupaya memediasi keluhan warga yang menilai aktivitas tambang EBL menyebabkan banjir dan kerusakan jalan.
“Rapat ini kami gelar sebagai tanggapan atas laporan warga. Karena kondisinya mendesak, maka RDP bersifat darurat,” ujar Riduan usai pertemuan.
Ia menjelaskan, genangan air di Jalan Daeng Suganda Km 8 arah Miawa–Piani menjadi sorotan utama. Akses vital warga itu kini terendam dan menghambat mobilitas. “Kondisi jalan harus segera ditangani. Ini soal kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.
Dari hasil rapat, PT EBL berkomitmen menurunkan elevasi air dalam sepekan dan mengelola limpasan agar tidak menimbulkan banjir. Namun, Riduan menyebut, belum semua tuntutan warga dijawab tuntas. Salah satunya, permintaan penghentian sementara aktivitas peledakan batuan di wilayah Bitahan Baru.
“Warga meminta blasting dihentikan sampai ada kesepakatan bersama. Pihak perusahaan baru menyanggupi penundaan satu hari untuk koordinasi internal,” ungkapnya.
DPRD meminta perusahaan menindaklanjuti hasil RDP dengan langkah konkret, baik jangka pendek maupun panjang. Dewan juga akan memanggil kembali pihak EBL pekan depan untuk menilai progres penyelesaian.
“Kami akan terus mengawal persoalan ini hingga tuntas. Warga masih bersikap kondusif, dan itu perlu diapresiasi,” kata Riduan.
Ia menambahkan, lemahnya komunikasi antara perusahaan dan pemerintah daerah turut memperburuk situasi. “Perusahaan besar semestinya punya tanggung jawab sosial yang kuat dan menjaga hubungan baik dengan masyarakat. Ini harus jadi pelajaran,” tutupnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





