BANJARMASIN, Kalselpos.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin menepis tegas isu yang beredar di media sosial mengenai surat pernyataan dari pihak sekolah yang menyebutkan bahwa orang tua tidak boleh menuntut jika terjadi keracunan akibat makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, memastikan pihaknya tidak pemberikan arahan kepada sekolah untuk membuat atau mengedarkan surat seperti itu.
“Informasi yang beredar di media sosial tentang surat pernyataan orang tua yang menyebut sekolah tidak bertanggung jawab atas MBG, itu tidak benar. Kami di Dinas Pendidikan tidak pernah menginstruksikan kepala sekolah untuk mengeluarkan seperti itu,” tegas Ryan, Jumat (31/10).
Ryan menjelaskan, justru sejak adanya insiden dugaan keracunan siswa insiden sebelum pembagian MBG beberapa waktu lalu, pihaknya memperketat prosedur pengawasan di setiap sekolah.
“Berkaca dari kejadian itu, kami menyusun SOP baru. Setiap pembagian MBG harus ada pendampingan guru kelas, yang memberi arahan agar murid mengecek makanan terlebih dahulu, mencium dan melihat apakah ada hal yang mencurigakan,” ujarnya.
Langkah ini, kata Ryan, dilakukan agar siswa lebih berhati-hati dan tidak langsung mengonsumsi makanan tanpa memastikan keamanannya.
“Anak-anak biasanya spontan langsung makan. Dengan pengawasan guru, kita bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.
Ryan menegaskan kembali, surat pernyataan yang beredar bukan produk resmi dari Disdik Banjarmasin.
“Kami sedang menelusuri apakah ada sekolah yang benar-benar mengeluarkan surat itu. Jika ada, akan kami tindaklanjuti, karena Disdik tidak pernah mengarahkan untuk membuatnya,” katanya.
Ryan juga menambahkan, program MBG tetap berjalan seperti biasa dengan pengawasan ketat dan koordinasi aktif antara sekolah, penyedia makanan, serta pengawas dari dinas.
“Pada dasarnya MBG ini melibatkan sekolah dan fasilitator penyedia makanan. Kami dari Disdik berperan memastikan semuanya aman dan terkendali,” terangnya.
Menutup keterangannya, Ryan mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak valid, apalagi yang belum dikonfirmasi kebenarannya.
“Kami harap masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Program MBG ini merupakan komitmen pemerintah untuk meningkatkan gizi anak sekolah, dan kami pastikan berjalan aman,” pungkasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





