Banjarmasin, kalselpos.com — Pemerhati Hukum dan Pemerintahan, Dr Afif Khalid menyoroti kebijakan efisiensi anggaran yang berpotensi berdampak pada pemutusan kerjasama antara Pemerintah Daerah (Pemda) dan insan pers atau perusahaan media di Kalimantan Selatan.
Menurutnya, langkah efisiensi anggaran memang penting, namun tidak semestinya mengorbankan sektor kemitraan dengan media massa yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam penyebaran informasi publik.
“Efisiensi anggaran memang wajar dilakukan, tetapi jika sampai menghapus atau mengurangi secara signifikan kerjasama dengan media, itu bisa berpengaruh buruk terhadap keberlangsungan ekonomi perusahaan media. Kondisi ini juga dapat mengubah orientasi pemberitaan dan merugikan masyarakat sebagai penerima informasi,” ujar Dr Afif Khalid, saat ditemui di Banjarmasin, Senin (27/10/2025).
Ia menegaskan, keberadaan perusahaan media saat ini bukan semata-mata untuk mencari keuntungan, melainkan menjaga keberlangsungan fungsi pers sebagai pilar keempat demokrasi.
“Media bukan lembaga bisnis murni. Banyak media lokal yang bertahan dengan pendapatan terbatas, hanya untuk tetap berperan menjaga transparansi dan kontrol sosial. Jika kerja sama diputus, maka keberlanjutan fungsi kontrol ini bisa terganggu,” tegasnya.
Afif menambahkan, kondisi ekonomi nasional yang belum sepenuhnya pulih juga memperburuk situasi. Jika pendapatan media berkurang akibat pemutusan kerjasama, maka akan muncul efek domino terhadap tenaga kerja, kualitas pemberitaan, hingga kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Ia berharap pada tahun 2026 mendatang, pemda dapat mempertimbangkan kembali kebijakan efisiensi dengan melihat dampaknya secara jangka panjang.
“Kita berharap pemerintah daerah bisa melihat aspek jangka panjang dari kebijakan ini. Media adalah mitra, bukan beban. Tanpa dukungan terhadap media, citra kepemimpinan juga bisa terdampak, terutama dari sisi politik dan persepsi publik,” ujarnya menambahkan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait rencana pemutusan kerjasama dengan perusahaan media.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





