Gubernur Kalteng Perkuat Sinergi dengan Wartawan untuk Pembangunan Daerah

Teks foto: Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran diwawancarai awak media usai ramah tamah di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur, pekan lalu. (ist)(kalselpos.com)

Palangka Raya, kalselpos.com – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran menggelar silaturahmi dengan sejumlah organisasi wartawan se-Kalteng di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur, pekan lalu.

 

Bacaan Lainnya

Acara ini dihadiri sekitar 160 wartawan dari berbagai organisasi untuk membahas tantangan pembangunan daerah, efisiensi anggaran, dan sinergi dengan media dalam menyampaikan informasi pemerintah.

 

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menekankan pentingnya silaturahmi sebagai kewajiban, bukan hanya sebagai gubernur, melainkan sebagai bentuk hubungan antar-teman.

 

“Silaturahmi ini saya bangun sejak lama untuk membangun Kalteng. Tidak mungkin dilakukan sendirian, butuh mitra seperti bapak-ibu wartawan. Satu teman terlalu sedikit, seribu musuh terlalu banyak,” tuturnya.

 

Ia juga berbagi pengalaman selama delapan bulan menjabat, di mana pemerintahan menghadapi suka duka, termasuk birokrasi yang rumit yang sering memicu masalah.

 

Gubernur menyampaikan capaian efisiensi anggaran, di mana Rancangan APBD 2026 turun dari Rp 10,2 triliun menjadi Rp 8,3 triliun pada 2025, dan diproyeksikan Rp 7,3-5,3 triliun tahun depan akibat penurunan transfer dana pusat.

 

“Kita harus mengetatkan program, tapi tetap optimis jalankan prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur,” katanya.

 

Agustiar Sabran mengimbau media untuk terus mengedepankan pemberitaan yang bertanggung jawab, menciptakan ruang komunikasi yang sehat, dan mendukung pembangunan daerah melalui eksposur positif.

 

Gubernur Kalteng juga megatakan betapa pentingnya peran rekan-rekan media dalam menyampaikan informasi pembangunan secara berimbang, edukatif dan bertanggung jawab, menurut hematnya dengan pememberitaan yang positif dan berimbang tentunya akan menjaga kenyamanan rekan wartawan dilapangan , sekaligus memperkuat citra positif pemerintah daerah Dimata publik.

 

“Saya tidak ingin rekan wartawan merasa dibatasi , silahkan menyampaikan kritik yang membangun dan bantu pemerintah untuk mengedukasi masyarakat, sebab pembangunan yang maju, di era keterbukaan informasi publik tentunya dibutuhkan komunikasi yang jujur, transparan dan Profesional,” ujarnya Agustiar.

 

“Kita tetap optimis agar daerah kita mampu berkembang lebih maju dan berdaulat secara ekonomi akan tetapi itu semua harus berjalan sesuai aturan dan asas kehati harian,” pungkas Gubernur Kalteng

 

Ia juga mengingatkan kasus korupsi hibah di daerah lain yang sering diawasi KPK, dan menekankan prioritas hibah fisik daripada uang tunai untuk menghindari penyalahgunaan.

 

Diharapkannya melalui dialog terbuka ini, Wartawan bisa terus menjadi mitra pemerintah daerah dalam rangka mendorong pembangunan Kalteng semakin berkah, berkeadilan dan berkelanjutan.

 

Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng Leonard S. Ampung, menambahkan bahwa penurunan anggaran ini memerlukan kolaborasi pusat daerah untuk program prioritas seperti Kartu Huma Betang Sejahtera, yang sedang direview dan disesuaikan dengan kondisi keuangan. Program ini akan dimulai dari pedesaan ke perkotaan, mencakup pendidikan (satu rumah satu sarjana), kesehatan, serta sinkronisasi dengan program prioritas nasional seperti MBG, Koperasi Merah Putih, dan Cetak Sawah.

 

Sementara itu, dikesempatan yang sama Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalteng Rangga Lesmana, melaporkan bahwa Pemprov Kalteng meraih peringkat dua nasional dalam amplifikasi informasi pemerintah daerah periode September-Oktober 2025.

 

“Kerja sama dengan media sangat baik. Tulisan positif wartawan membantu membangun citra pemerintah dan mendorong kemajuan Kalteng,” ucap Rangga.

 

Selanjutnya ia juga mengajak insan pers untuk aktif menyampaikan masukan dan pertanyaan secara langsung dalam forum-forum dialog serupa.

 

Selain isu anggaran dan program prioritas, pertemuan ini juga membahas strategi peningkatan pendapatan daerah, antara lain melalui optimalisasi kontribusi sektor pertambangan, perkebunan, kehutanan, CSR, alat berat, air permukaan, kebun plasma, serta penyertaan modal di Bank Kalteng.

 

Pemerintah Provinsi juga mencanangkan pembentukan tiga zona ekonomi (Barat, Tengah, Timur) dengan fokus hilirisasi, meski diakui masih ada tantangan regulasi dari pusat

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Herson B. Aden, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng M. Reza Prabowo, serta perwakilan organisasi pers seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Serikat Perusahaan Pers (SPS), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI), Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI), Pewarna, serta Media Mitra Pemerintah Provinsi Kalteng.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait