Bulog HST Terus Serap Gabah Petani

Teks foto: Kepala Bulog Kantor Cabang Hulu Sungai Tengah (HST), Muhammad Riza Wahyudi Al-Akram. (Anas Aliando)(kalselpos.com)

Barabai, kalselpos.com – Bulog Kantor Cabang Hulu Sungai Tengah (HST) terus melakukan penyerapan gabah petani untuk menjaga stabilitas harga pangan, menyejahterakan petani dengan harga pembelian pemerintah (HPP) Rp6.500/kg, serta memastikan ketersediaan cadangan pangan nasional untuk program pemerintah seperti SPHP dan Banpang.

 

Bacaan Lainnya

Kepala Bulog Kantor Cabang HST, Muhammad Riza Wahyudi Al-Akram mengatakan, serapan gabah setara beras untuk tahun 2025 di target 4.750 ton. “Dari target tersebut sudah terserap hampir 4.300 ton. Jadi kita sangat optimis mencapai target. Sebelumnya kita sudah tiga kali melampai target yang ditetapkan,” ujarnya kepada Kalsel Pos, Kamis (9/10) siang di Barabai.

 

Sejauh ini, beber Muhammad Riza, proses penyerapan gabah berjalan lancar. Namun demikian, kendala justru ada pada sarana pengering yang masih terbatas.

 

“Karena itulah, untuk menjaga kualitas gabah, kita minta petani untuk menjemur dulu padinya sebelum dijual agar tidak mudah rusak. Memang kami sebenarnya tidak mempersoalkan padi yang dijual itu kering atau masih sedikit basah. Yang penting sudah bersih.

Kasian negara beli gabah kualitas kurang baik,” terangnya.

 

Sebenarnya, lanjut Muhammad Riza, domain Bulog itu hanya menyediakan gudang dan duit. Sedangkan untuk pengeringan, itu domainnya Dinas Pertanian. “Idealnya tiap desa ada tempat pengeringan,” ujarnya.

 

Untuk gudang penyimpanan sendiri, beber Muhammad Riza, saat ini sangat cukup.

“Gudang kapasitas se-banua enam awalnya 9.500 ton. Karena target bartambah tarus, kami pun menyewa dua buah gudang dengan kapasitas 2.200 ton. Untuk gudang lebih dari cukup karena total kapasitas lebih dari 11.700 ton,” sebutnya.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait