Wujudkan Ketahanan Pangan, Polsek Pulau Laut Tengah tanam Jagung di Desa Semisir

Teks : Program ketahanan pangan melalui penanaman jagung di Desa Semisir, Rabu (08/10/2025).(kalselpos.com)

Kotabaru, Kalselpos.com – “Dari Desa, Untuk Kedaulatan Pangan Bangsa”, Desa Semisir, Kecamatan Pulau Laut Tengah, menjadi saksi langkah nyata menuju kemandirian pangan.

 

Bacaan Lainnya

Setelah melalui rapat sosialisasi ketahanan pangan bersama unsur Muspika (Kapolsek, Danramil, Camat, Kepala Desa, serta tamu undangan lainnya) pada 18 September 2025, disepakati pelaksanaan program ketahanan pangan melalui penanaman jagung di desa, Rabu (08/10/2025).

 

Kesepakatan tersebut diwujudkan dalam aksi nyata berupa penanaman perdana jagung yang dimotori oleh Kapolsek Pulau Laut Tengah IPTU Tri Wibawa, S.H.. Kegiatan berlangsung penuh semangat dengan melibatkan jajaran Muspika, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, PPL Pertanian, pemerintah desa, ketua kelompok tani, masyarakat setempat, serta perwakilan perusahaan. Suasana gotong royong tampak hangat saat seluruh elemen turun langsung menanam bersama di lahan yang akan menjadi pusat penguatan ketahanan pangan desa.

 

Sebagai bentuk komitmen mendukung program pemerintah, PT. Kencana Hijau Binalestari (KHBL) dan PT. Abadi Mineral Resources (AMR) turut menyerahkan bantuan berupa 70 Kg Benih jagung dan 500 Kg pupuk. Dukungan ini bukan sekadar penyediaan sarana produksi, tetapi juga simbol harapan bahwa desa dapat tumbuh lebih mandiri dalam pangan.

 

Kepala Desa Semisir, Wahyuddin, S.Sos, menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin.

 

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Perusahaan tidak hanya hadir untuk mengelola sumber daya, tetapi juga ikut berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat. Ini bukti nyata kolaborasi antara perusahaan dan desa,” ujarnya.

 

Perwakilan manajemen PT. KHBL dan PT. AMR, Subana, S. T., menjelaskan bahwa keterlibatan dalam program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial (CSR) sekaligus komitmen untuk memperkuat kemitraan dengan masyarakat. Perusahaan ingin memastikan bahwa keberadaannya memberi manfaat secara langsung ataupun tidak langsung,

 

“Kami percaya, membangun desa berarti membangun masa depan. Karena itu, kami hadir bersama masyarakat untuk bergandeng tangan mewujudkan kemandirian pangan di Semisir,” ungkapnya.

 

Dengan sinergi seluruh pihak, penanaman jagung di Desa Semisir diharapkan menjadi awal untuk mewujudkan desa yang lebih sejahtera, pangan yang lebih kuat, serta kontribusi nyata bagi kedaulatan pangan bangsa.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait