Palangka Raya, kalselpos.com – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin didampingi istri Avina Naparin resmi membuka soft launching Duta Mall di Palangka Raya, Jumat (3/10/2025) pagi.
Tampak hadir Wagub Kalteng Edy Pratowo, Kapolda Kalteng Irjen Pol Irwan Kurniawan, Kasi Intel Kajari Palangka Raya Hadiarto, Kadishub Provinsi Kalteng Yulindra Dedy, Plt Kadishub Kota Palangka Raya Hadi Suwondoyo, Wakil Ketua DPRD Kota Papangka Raya Neny Lambung dan tamu undangan lainnya.
Dikesempatan itu Fairid
menyebut hadirnya Duta Mall ini menjadi sebagai salah satu alternatif wisata baru bagi masyarakat khususnya untuk menikmati wisata belanja di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah.
“Kehadiran pusat perbelanjaan modern ini menambah pilihan destinasi rekreasi keluarga sekaligus mendorong aktivitas ekonomi kota,” ujarnya.
Ia mengatakan bahwa operasional mall besar setelah 68 tahun berdirinya Kota Palangka Raya bukan hanya menghadirkan suasana baru bagi warga, tetapi juga membuka ruang berkembangnya sektor usaha lain di Palangka Raya.
Saat wawancara dengan sejumlah awak media usai acara pembukaan Duta mall, Fairid Naparin menjelaskan, pembangunan dan beroperasinya Duta Mall membawa dampak positif dalam serapan tenaga kerja lokal, baik di bidang ritel, pelayanan, maupun jasa pendukung lainnya.
Kondisi ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran serta meningkatkan daya beli masyarakat.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi kota turut terdorong dengan bertambahnya perputaran transaksi yang terjadi di pusat perbelanjaan tersebut.
Dampak lainnya adalah meningkatnya peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk bermitra, baik dalam penyediaan produk lokal maupun layanan pendukung yang dibutuhkan.
“Pusat perbelanjaan ini juga berdampak pada sektor transportasi. Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menuju kawasan mall, maka kebutuhan akan layanan transportasi, baik konvensional maupun berbasis aplikasi, ikut mengalami kenaikan,” ucapnya.
Fairid menambahkan, pemerintah kota akan terus mendorong agar pengelola Duta Mall dapat membuka ruang promosi dan penjualan bagi produk UMKM lokal sehingga manfaat kehadiran pusat belanja tersebut semakin terasa luas bagi masyarakat di Kalteng.
“Dengan adanya sinergi antara investor, pemerintah, dan pelaku usaha lokal, diharapkan pembangunan ini tidak hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga nilai tambah bagi perekonomian dan kesejahteraan warga Palangka Raya,” ucapnya.
Selanjutnya ia juga menambahkan pada soft launching ini sudah ada 40 tenant yang operasional mencakup kuliner, fashion, hingga sejumlah brand besar yang sebelumnya belum pernah ada di Palangka Raya.
Kehadiran Duta Mall jadi bukti dan sebagai pertanda iklim investasi di Kalteng sangat kondusif.
Menurut Fairid, kehadiran Duta Mall akan memberikan efek ganda perekonomian, tak hanya UMKM tapi juga jasa-jasa lainnya. Mulai dari transportasi hingga pada sektor pariwisata tentunya.
Lebih lanjut, Fairid menambahkan, di Duta Mall Palangka Raya ini juga menyediakan wadah untuk produk UMKM lokal.
Meski begitu, Fairid belum mendapat gambaran dampak ekonomi kehadiran Duta Mall Palangka Raya.
“Nanti kita lihat per enam bulan dulu,” ujarnya.
Sejumlah tenant sudah aktif sejak hari pertama Duta Mall Palangka Raya beroperasi. Selain menjadi pusat perbelanjaan terbesar di kota Palangka Raya kehadiran perbelanjaan modern ini diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Cantik.
Fairid berharap pertumbuhan ekonomi Palangka Raya saat ini di angka 6,67 persen. “Masih cukup tinggi, di atas rata-rata nasional yang di angka 4,5 persen,” sebut Fairid
Tidak hanya itu, ia juga mengungkapkan, kehadiran Duta Mall Palangka Raya ini juga bisa menyerap tenaga kerja lokal dari Kalteng.
“Tidak lain tidak bukan hanya untuk kesejahteraan dan kemanfaatan seluruh masyarakat Palangka Raya dan Kalteng,” tegasnya.
Menurut Fairid, kehadiran Duta Mall akan memberikan efek ganda perekonomian, “Tak hanya UMKM tapi juga jasa-jasa lainnya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kalteng, khususnya di Kota Palangka Raya yang kita Cintai ini,” pungkas Fairid.
Diketahui Duta Mall Palangka Raya klaim akan serap 90 persen tenaga kerja lokal, (jumlah sekira 3-4 ribu orang).
Setelah secara resmi dibuka, ratusan pengunjung mulai berkeliling, melihat-lihat dan berbelanja dipusat perbelanjaan terbesar di Palangka Raya itu.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





