6.000 Pelajar adu fasih di BSEF 2025, 20 finalis terbaik ke babak Grand Final

Teks foto : Pembukaan Grand Final Student English Festival (BSEF) 2025.(kalselpos.com)

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Visi Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, untuk mencetak generasi muda yang cerdas dan fasih berbahasa asing semakin nyata. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Banjarmasin Student English Festival (BSEF) 2025, ajang bergengsi yang berhasil menyedot perhatian 6.000 pelajar dan meloloskan 20 finalis terbaik ke babak Grand Final, Senin (22/9).

 

Bacaan Lainnya

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang mencerdaskan anak-anak di Kota Banjarmasin, apalagi dilaksanakan tanpa dukungan APBD. Antusias peserta luar biasa, dari ribuan kini tersisa 20 peserta yang tampil di Grand Final,” ujar Yamin dengan penuh bangga.

 

Menurutnya, BSEF 2025 selaras dengan program prioritas pemerintah kota dalam meningkatkan kemampuan generasi muda di bidang bahasa asing.

 

“Kegiatan ini diharapkan bisa melahirkan generasi yang cerdas, andal, dan siap bersaing di kancah global,” tegasnya.

 

Tak hanya menyoal prestasi, Yamin juga menekankan pentingnya pemerataan pendidikan.

 

“Anak-anak dari pelosok ternyata mampu bersaing dengan kemampuan bahasa Inggris mereka. Pemerintah kota tentu harus lebih memperhatikan pemerataan, baik dukungan fisik maupun lainnya,” ungkapnya.

 

Dorongan khusus juga diberikan kepada Dinas Pendidikan. “Semoga Kepala Dinas Pendidikan terus berinovasi. Untuk kegiatan ini, saya nilai sangat luar biasa,” tambahnya.

 

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, menegaskan bahwa festival ini adalah implementasi nyata kebijakan wali kota.

 

“Ini implementasi visi dan misi Wali Kota Banjarmasin, khususnya peningkatan kemampuan bahasa asing pelajar. Fokus kami pada siswa SD dan SMP, dengan meningkatkan kapasitas guru agar pembelajaran lebih menarik dan interaktif,” jelasnya.

 

Ryan menambahkan, BSEF 2025 bukan sekadar ajang lomba, tetapi juga wadah kreativitas dan kolaborasi.

 

“Kami memberi ruang bukan hanya bagi siswa, tetapi juga guru pendamping untuk menunjukkan kreativitas melalui cerdas cermat, debat, hingga eksplorasi kemampuan bahasa Inggris,” pungkasnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait