‘Susupan laki’ dikeluhkan Petani di Banjarmasin

Teks foto []istimewa 'SUSUPAN LAKI' - Gulma yang disebut sebagai tanaman 'susupan laki' yang dikeluhkan petani pinggiran Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, belakangan ini.(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com – Kalangan petani pinggiran Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, belakangan ini mengeluhkan keberadaan sejenis gulma yang disebut sebagai tanaman ‘susupan laki’.

 

Bacaan Lainnya

Petani Kelurahan Tanjung Pagar, Banjarmasin Selatan sekaligus Ketua RT 12 Tanjung Pagar, Mustapa, Rabu (17/9/25) kemarin, menyebutkan gulma tersebut cepat berkembang.

 

Menurutnya, gulma itu menutup dengan cepat Sungai Paradapan sepanjang sekitar 1.500 meter dan lebar enam meter, sehingga mengganggu sirkulasi air.

 

“Bila air dalam maka air sulit turun ke muara jadi jika hujan sedikit saja maka kawasan Sungai Paradapan mudah banjir,” kata Mustapa yang dikenal sebagai KTNA tersebut, sebagaimana dikutip kalselpos.com dari Antara.

 

Pria yang dikenal sebagai pecinta lingkungan tersebut, berharap Pemerintah Kota Banjarmasin mengatasi persoalan tersebut dengan meminjamkan peralatan kepada masyarakat untuk bersihkan gulma itu.

 

“Karena beberapa kali sudah warga gotong royong tak mampu membersihkan sungai tersebut dari serangan gulma yang meresahkan itu,” ujarnya.

 

Mustafa beserta puluhan warga setempat berharap sungai tersebut bisa teratasi dalam waktu dekat, sehingga sungai cepat surut dan persawahan pun tak terendam hingga sawah bisa panen secara maksimal.

 

Diketahui, wilayah Tanjung Pagar merupakan kawasan persawahan yang menjadi lumbung padi bagi warga Kota Banjarmasin.

 

Jika kawasan tersebut terganggu akibat serangan gulma tersebut dikhawatirkan produksi padi tahun ini bisa menurun.

 

Berdasarkan penuturan masyarakat gulma tersebut baru dikenal masyarakat, memang sejenis ‘putri malu’ atau ada juga yang menyebut sebagai ‘susulan gunung’.

 

Dulu memang ada jenis susupan di air ini tetapi susupan yang dulu tidak cepat berkembang, seperti ‘susupan laki’.

 

Susupan dapat dimanfaatkan menjadi sayur untuk masakan, tetapi ‘susupan laki’, ini tidak bisa dijadikan sayur karena agak keras pada bagian daun.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait