Banjarmasin, kalselpos.com – Anggota DPRD Kalsel dari Fraksi Demokrat Persatuan Perjuangan (DPP), Yudistira Bayu Budjang menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mencegah dan menanggulangi praktik destructive fishing yang dapat merusak ekosistem laut serta merugikan kehidupan nelayan.
“Praktik penangkapan ikan dengan cara merusak, seperti penggunaan bahan peledak atau racun, bukan hanya menimbulkan kerugian ekologis, tetapi juga berdampak langsung pada perekonomian masyarakat pesisir,” ujar Bayu Yudistira, Kamis (4/9) lalu.
Menurutnya, DPRD Kalsel berkomitmen mendukung langkah penegakan hukum yang dilakukan aparat. “Pencegahan destructive fishing ini adalah tanggung jawab kita bersama, demi menjaga kelestarian laut sekaligus menjamin keberlanjutan hidup generasi mendatang,” tegasnya.
Persoalan kelautan dan perikanan sendiri mendapat perhatian serius dari legislatif, khususnya Komisi II DPRD Kalsel yang membidangi sektor perekonomian dan sumber daya alam.
Yudistira menegaskan, penanganan praktik ilegal di laut bukan sekadar soal menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan keberlangsungan mata pencaharian nelayan.
“Komisi II siap mengawal kebijakan di sektor perikanan, baik dari aspek regulasi maupun program pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengawasan. Menurutnya, peran warga pesisir sangat vital karena mereka lebih dekat dengan wilayah laut dan lebih cepat mengetahui segala bentuk pelanggaran.
“Jika semua elemen bersinergi, maka laut kita akan tetap terjaga, nelayan sejahtera, dan lingkungan pun lestari,” pungkasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





