Momentum bulan Maulid, Warga diajak Rawat Kota ‘Seribu Sungai’ dengan Damai

Teks Foto : Yudistira Bayu Budjang,(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi Demokrat Persatuan Perjuangan (DPP), Yudistira Bayu Budjang, mengimbau masyarakat Banua agar menjaga ketertiban dan kedamaian saat menyampaikan pendapat di muka umum.

Bacaan Lainnya

 

Menurutnya, unjuk rasa adalah hak setiap warga negara, namun harus dijalankan dengan cara yang damai, sejuk dan kondusif. Ia mengingatkan agar peristiwa kelam yang pernah terjadi di Banjarmasin pada Jumat, 23 Mei 1997—dikenal sebagai Jumat Kelabu—tidak terulang kembali.

 

“Sejarah itu meninggalkan luka mendalam. Dampaknya sangat besar bagi stabilitas keamanan, perekonomian, bahkan hampir seluruh aktivitas masyarakat terhenti. Semua merasakan kerugiannya,” ujar Yudistira, Senin (1/9).

 

Ia pun berpesan kepada mahasiswa, pekerja transportasi, LSM, maupun masyarakat umum agar menjaga sikap bijak di jalanan.

 

“Hargailah warga lain, berpikirlah dengan jernih. Ingat, keluarga di rumah menanti kita dalam keadaan sehat dan selamat,” katanya.

 

Lebih lanjut, Yudistira menegaskan, pemerintah saat ini tengah mengkaji ulang sejumlah kebijakan, termasuk opsi membatalkan keputusan di DPR. Karena itu, ia mengajak masyarakat tidak mudah terprovokasi dan bersama-sama merawat kedamaian di Banua.

 

“Mari kita jaga kota ‘Seribu Sungai’ dengan penuh cinta dan kasih sayang, apalagi bertepatan dengan bulan kelahiran suri teladan kita, Nabi Muhammad SAW,” pungkasnya.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait