Menyapa Halau-halau dari Puncak Titi Limpasu

Teks foto: Menikmati gugusan pegunungan Meratus dari puncak Gunung Titi Limpasu. (Anas Aliando)(kalselpos.com)

Barabai, kalselpos.com – Cuaca dingin menusuk tulang, angin lembut dari lembah menyapa ramah. Sejauh mata memandang ke kawasan timur, tampak menjulang gagah Gunung Halau-halau. Perbukitan karst melambai pelan. Sayup terdengar bersahutan irama suara penghuni rimba, burung elang hitam, piragam, punai dan atat. Lamat-lamat bergema, suara Owa-owa, parimata purba, dedengkot penghuni pegunungan Meratus.

 

Bacaan Lainnya

Ini bukan ungkapan semu, bukan membaca sehelai buku dongeng, tapi nyata adanya. Di puncak

Gunung Titi atau juga disebut dengan Bukit Titi menawarkan beribu ketenangan dan kedamaian. Jiwa menyatu dengan alam, tak ada beban, tak ada rutinitas menghinggap. Penat lepas dari buhul tali pekerjaan.

 

Gunung Titi adalah salah satu obyek wisata andalan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan. Jarak dari Kota Barabai sekitar 30 KM. Berada di kawasan Desa Hawang, Kecamatan Limpasu.

 

Ketinggian Gunung Titi sedang atau tidak terlalu tinggi sehingga nyaman bagi setiap wisatawan yang ingin melakukan liburan santai. Tak ada medan sulit untuk menuju puncaknya, dari Kota Barabai sampai Kecamatan Limpasu, jalan beraspal mulus.

 

Dari Desa Hawang, waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke puncak, hanya sekitar 2 jam perjalanan dengan berjalan kaki. Apabila ingin cepat, bisa menggunakan kendaraan bermotor. Selama perjalanan, pemandangan alam yang indah sungguh memanjakan mata, kicau burung dan lambayan daun ilalang menambah suasana syahdu.

 

Gunung Titi punya dua puncak yang memiliki kontur landai. Untuk bisa melihat keindahan alam yang ada di gunung ini, pengunjung membayar tiket masuk sebesar Rp10.000. Kalau menggunakan kendaraan bermotor ditambah dengan biaya tiket parkir sebesar Rp5.000.

 

“Karena pemandangan di atas puncak sangat indah dan mempesona, maka

banyak wisatawan kemudian memutuskan untuk camping di atas puncak. Kalau tak bawa peralatan camping tak usah khawatir, karena kelompok sadar wisata Desa Hawang telah menyiapkan peralatan untuk disewakan,” kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Kabupaten HST, Ramadlan kepada Kalselpos, Kamis (14/8) di Barabai.

 

Dia sampaikan, Pemda HST terus berupaya menyolek obyek wisata terutama di wilayah gugusan pegunungan Meratus. “Salah satunya ya Bukit Titi. Kita yakin, wisata Bukit Titi bakal makin diminati, tak perlu jauh-jauh kalau mau lihat negeri di atas awan, ke Barabai saja,” ujarnya.

 

Sarana penunjang pun telah disiapkan, selain jalan yang nyaman menuju puncak, juga didirikan gazebo, area camping yang luas, spot foto, toilet dan tempat mandi bagi pengunjung.

 

Keindahan matahari terbit di atas puncak Gunung Titi ini benar-benar memanjakan mata. Dibalik perbukitan karst, Gunung Kilai, Gunung Baru, Gunung Aing Bantai dan Gunung Pindihan melambai manja untuk disinggahi. Lembah Meratus meniupkan angin beraroma rimba.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait