BANJARMASIN, kalselpos.com – Proyek pembangunan trotoar di Jalan Lambung Mangkurat menuai sorotan. Pasalnya, minimnya rambu-rambu peringatan dan pagar pengaman di lokasi membuat warga khawatir akan keselamatan pengguna jalan.
Budi, Warga Banjarmasin mengaku khawatir ketika melintas di kawasan tersebut. Namun dengan sangat terpaksa harus tetap dilakukan, karena untuk menuju tempatnya bekerja sehari-hari harus melintas di kawasan tersebut.
“Takut sebenarnya dengan kondisi galian terbuka seperti itu. Apalagi malam hari. Ketika turun dari jembatan Merdeka langsung belok ke jalan Lambung Mangkurat, kadang terkejut melihat galian,” kata Budi.
Warga 40 tahun itu pun berharap, Pemerintah Kota Banjarmasin dapat memperhatikan hal tersebut, demi keselamatan pengguna jalan. “Kita harap ada pembatas di area proyek itu, agar pengguna jalan yang melintas juga bisa lebih hati-hati,” ujarnya, berharap.
Kabid Jalan dan Jemabatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Kartika Estaurina menyampaikan
pihak penyedia proyek disebut pernah memasang pembatas dan rambu sementara. Namun, menurut laporan lapangan, perlengkapan tersebut hilang hanya sehari setelah dipasang.
“Kemarin sudah ada pembatas jalan dan pagar pengaman, tapi besoknya hilang. Entah siapa yang mengambilnya,” ujar Kartika Estaurina, Rabu (13/8/2025).
Ia juga mengaku sudah meminta kontraktor segera menambah rambu dan pagar pengaman permanen, tidak hanya sekadar tali pembatas.
“Posisi proyek ini sangat rawan. Harus ada pengaman yang layak demi keselamatan,” tegasnya.
Sayangnya, hingga saat ini pengaman yang memadai belum terpasang.Saat ini progress rekonstruksi trotoar tahap dua di jalan Lambung Mangkurat baru mencapai 9,86 persen. Pada tahap kedua ini, trotoar dibangun sepanjang 900 meter lebih dengan lebar 1,2 meter, menelan biaya hingga Rp7,2 miliar dari APBD Tahun 2025.
“Kita tergetkan pengerjaan selesai bulan November-Desember. “Sejauh ini tidak ada kendala yang ditemui di lapangan,” pungkasnya.
Sebelumnya, pada tahun 2024 lalu Pemko Banjarmasin melakukan proyek rekontruksi besar pada 3 trotoar pada sejumlah ruas jalan di Banjarmasin. Adapun biaya dan panjang pengerjaan 3 buah trotoar ini bervariasi.
Untuk Jalan Lambung Mangkurat dikerjakan sepanjang 885 meter dengan anggaran Rp5,8 miliar. Sementara itu, di Jalan Pangeran Samudera sepanjang 1.334 meter dengan dana Rp10,6 miliar, dan drainase di Jalan Hasanuddin HM sepanjang 111 meter dengan anggaran Rp800 juta.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





