Gedung Pemuda HST jadi ‘Rumah Hantu’

Teks foto []Anas aliando MUBAZIR - Inilah bangunan Gedung Pemuda HST yang mubazir, karena sudah hampir 10 tahun tidak pernah difungsikan.(kalselpos.com)

Barabai, kalselpos.com – Gedung Pemuda Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) yang berdiri tepat di samping Jalan Lingkar Kapar – Walangsi, Desa Banua Jingah bagaikan “rumah hantu”.

Sudah hampir 10 tahun, gedung yang dibangun menggunakan uang rakyat itu belum juga difungsikan untuk tunas muda “Bumi Murakata” berembuk, berkreasi dan adu gagasan untuk bisa lebih maju.

Bacaan Lainnya

Lewat gedung itu diharapkan akan muncul ide – ide brilian pemuda HST yang di sumbangsihkan kepada pemangku kebijakan untuk selanjutnya diupayakan direalisasikan.

Namun apa daya, harapan itu pupus dan lenyap bak ditelan suara gemuruh mobil truk yang berseliweran di jalan alternatif itu. Gedung tampak tak terurus sama sekali. Cat terkelupas, keramik banyak terlepas dan pecah berantakan, plafon jebol, pintu dan jendela copot. Terlihat di dinding beton bertulang, hampir disetiap sudutnya dihiasi coretan. Gugusan semak belukar, melengkapi keangkeran bangunan berornamen bubungan tinggi itu.

Belum lagi kalau malam hari, gedung itu bagaikan “rumah hantu”.

Tak ada aliran listrik, juga aliran air. Gedung itu membisu menunggu takdir. ” Malam hari di gedung itu sering digunakan anak muda untuk pacaran dan diduga berbuat mesum. Juga pernah jadi tempat konsumsi narkoba,” ujar Jalil, warga sekitar.

Sekda HST, Muhammad Yani membenarkan gedung pemuda itu memang jarang digunakan seusai dibangun. Hanya awal – awal saja digunakan, selanjutnya tidak pernah lagi.

Yani berujar, bagunan itu dibangun oleh bupati terdahulu, namun begitu masa jabatan bupati usai, oleh bupati selanjutnya dibiarkan begitu saja.

“Ke depan, kami akan fungsikan gedung itu, bisa dijadikan Islamic Center atau apa saja agar tidak mubazir,” ujarnya, Senin (11/8/2025) siang, di Barabai.

Yani menambahkan, bangunan itu berlokasi jauh dari keramaian dan kurang perencanaan. “Agar tidak sepi, kami (Pemkab HST, red) telah membeli tanah kosong di dekat lokasi gedung pemuda. Luasnya sekitar satu hektare. Di lokasi itu akan kami bangun perkantoran, mungkin juga kantor Polres akan dibangun disitu,” ujarnya.

Meskipun gedung itu tidak difungsikan, Yani tidak khawatir, karena para pemuda masih bisa berkumpul di tempat lain di Kota Barabai. “Masih banyak tempat mereka berkumpul, nih di dekat kantor bupati banyak lokasi untuk mereka,” cetusnya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait