Palangka Raya, kalselpos.com – Meski sejumlah titik api mulai terdeteksi di beberapa wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dinilai masih dalam batas aman.
Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Kalteng, Agustan Saining, menyebutkan bahwa titik-titik panas yang terpantau di wilayah Kotawaringin Timur (Kotim) dan Kotawaringin Barat (Kobar) sebagian besar tidak berkembang menjadi kebakaran besar.
“Dari hasil pengecekan langsung di lapangan, hanya satu atau dua titik yang memang menunjukkan adanya kebakaran. Sisanya nihil,” jelas Agustan di sela-sela jalan sehat bersama rombongan Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, Kamis, 31 Juli 2025.
Dengan kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalteng belum menetapkan status siaga karhutla. Situasi di lapangan dinilai masih terkendali berkat koordinasi lintas sektor dan langkah-langkah mitigasi yang terus dilakukan.
Di sisi lain, Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, baru-baru ini mengikuti rapat bersama Menteri Kehutanan dan Kepala BNPB Pusat untuk membahas kesiapsiagaan menjelang puncak musim kemarau. Berdasarkan proyeksi dari BNPB, periode rawan karhutla diperkirakan berlangsung dari Juli hingga September.
Meski belum dalam kondisi darurat, kewaspadaan tetap ditingkatkan. Pemantauan rutin dan kerja sama dengan berbagai pihak terus dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kebakaran tidak meluas dan berdampak lebih besar.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





