Proyek Trotoar Rp7,2 Miliar, sejumlah pohon terancam ditebang

Teks foto : proyek rekonstruksi trotoar ramah difabel di Jalan Lambung Mangkurat.(kalselpos.com)

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menggelontorkan anggaran fantastis untuk melanjutkan proyek rekonstruksi trotoar ramah difabel di Jalan Lambung Mangkurat.

 

Bacaan Lainnya

Pada tahap kedua ini, trotoar akan dibangun sepanjang lebih dari 900 meter dengan lebar 1,2 meter, menyedot dana hingga Rp7,2 miliar dari APBD Tahun 2025.

 

Namun, proyek ini tak lepas dari sorotan tajam. Sejumlah pohon yang sudah lama tumbuh di badan trotoar terancam ditebang demi mulusnya pengerjaan. Hal ini memicu kekhawatiran publik atas potensi rusaknya ruang hijau kota.

 

“Kita sudah berkontrak dan pengerjaan sudah dimulai di lapangan. Mulai dari turun Jembatan Merdeka sampai menuju Balai Kota Banjarmasin. Kita juga akan berkoordinasi dengan DLH terkait pohon-pohon yang ada,” ujar Kartika Estaurina, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Jumat (25/7/2025).

 

Tak hanya pohon, proyek ini juga memakan hampir separuh badan jalan, sehingga dinilai berisiko bagi keselamatan pengendara. Untuk itu, pihaknya berjanji akan memasang rambu-rambu peringatan selama pengerjaan berlangsung.

 

“Kita targetkan selesai November-Desember. Evaluasi rutin akan terus dilakukan di lapangan, termasuk soal keamanan pengguna jalan,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Kartika menjelaskan, seperti tahap pertama, proyek lanjutan ini juga mencakup pembangunan gorong-gorong dan jalur ducting atau Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (IPT) untuk merapikan kabel utilitas yang selama ini menjuntai dan merusak wajah kota.

 

“Sampai saat ini, belum ada kendala berarti. Cuaca juga masih mendukung,” pungkasnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait