Kotabaru,kalselpos.com – Pemerintah Kabupaten Kotabaru mengikuti secara daring peluncuran kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digelar secara nasional oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI.
Acara tersebut digelar melalui Platform Zoom Meeting bertempat di Aula Bamega Kantor Bupati Sebelimbingan, Senin (21/07/2025) siang yang dihadiri Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, S. Sos, Forkopimda, Kepala SKPD yang terkait, Camat, dan Kepala Desa dan Lurah.
Peluncuran ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mendorong terbentuknya koperasi di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia yang juga sebagai pilar utama penguatan ekonomi kerakyatan.
Dalam sambutannya Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menekankan, pentingnya koperasi sebagai sarana pemberdayaan masyarakat kecil. Ia menyebut koperasi sering kali dipandang sebagai konsep untuk “Orang Gang Lemah,” karena kelompok bermodal besar tidak membutuhkan koperasi sebab mereka sudah memiliki akses dan kekuatan ekonomi sendiri.
“Sudah 30 tahun kita mencoba membangun pendekatan berbasis sosial. Sebagian berhasil, sebagian belum. Gerakan sosial ini kerap tidak disukai oleh kaum kapitalis besar,” ucap Presiden Prabowo.
Presiden menambahkan bahwa, kondisi rakyat masih banyak yang “Rapat” yakni hidup dalam keterbatasan, sementara negara pun dinilai belum sepenuhnya “Berdekat”, atau mampu hadir secara menyeluruh untuk memenuhi kebutuhan rakyat.
“Negara ideal adalah negara yang mampu menghadirkan kesejahteraan secara nyata bagi seluruh rakyatnya, terutama melalui pendekatan ekonomi yang adil dan merata,” tutupnya diakhir sambutan.
Sementara itu, Bupati Kotabaru melalui Wakil Bupati Syairi Mukhlis menyampaikan, bahwa Kabupaten Kotabaru telah menyelesaikan pembentukan Koperasi Merah Putih secara tuntas di seluruh wilayahnya.
“Alhamdulillah, dari total 198 desa dan 4 kelurahan yang ada di Kabupaten Kotabaru, semuanya sudah membentuk koperasi desa Merah Putih. Harapan kami, koperasi ini akan menjadi penggerak utama ekonomi di pedesaan, khususnya dalam mendukung usaha kecil dan menengah,” ujar Syairi.
Ia juga menambahkan, koperasi harus mampu menjadi wadah yang efektif bagi pelaku usaha desa dalam mengembangkan usahanya secara mandiri dan berkelanjutan.
“Dengan keikutsertaan aktif ini, Pemkab Kotabaru menegaskan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional untuk membangun ekonomi rakyat yang lebih mandiri dan berkeadilan melalui kelembagaan koperasi,” tandasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





