Banjarmasin, kalselpos.com – Insiden tabrakan antara Kapal Dharma Kartika II dengan tongkang di Sungai Barito wilayah Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, terjadi pada Kamis (17/7) lalu.
Kepala Seksi Penjagaan Patroli dan Kecelakaan KSOP Banjarmasin, Andi Agussalam mengatakan, kecelakaan itu murni faktor alam akibat kondisi air dangkal.
“Insiden ini terjadi karena faktor alam. Akibatnya tabrakan tak dapat dihindari,” ujarnya, Selasa (22/7/2025).
Dari hasil pemeriksaan, tidak ada ditemukan adanya kejanggalan dan kelalaian dari tim Kapal Dharma Kartika II maupun tongkang. Kondisi kapal kala itu juga dinyatakan laik laut untuk berlayar. Kapal juga sudah memenuhi prosedur standar pelayanan pemanduan.
Ia menjelaskan, kronologi kecelakaan KM Dharma Kartika II mengalami masalah pada saat hendak berpapasan dengan TB Crest Omega 1. Alhasil kapal pun pindah haluan menjadi arah kiri.
Kapal mengarah langsung ke arah tongkang yang ditarik TB Crest Omega 1. Kecelakaan tak dapat dihindari hingga akhirnya KM Dharma Kartika II menabrak depan kanan tongkang dan memutus tali towing.
KM Dharma Kartika II mengalami kerusakan pada lambung kanan dek D sepanjang 23 meter dan lambung kanan dek C sepanjang 0,9 meter.
Sementara itu, Manager Cabang PT Dharma Lautan Utama (DLU), Anton Wahyudi menyatakan seluruh penumpang selamat dan aman hingga sandar di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
” Sedangkan untuk para penumpang dengan tujuan Surabaya akan dialihkan keberangkatannya ke KM Dharma Rucitra 1, pada Jumat (18/07/2025) lalu,” ucapnya.
Penumpang kapal yang kemarin sempat tertunda intinya sudah diberangkatkan semua menggunakan kapal Dharma Rucitra 1
Ia menambahkan, setelah dilakukan pengecekan oleh KSOP dan pihak lainnya Kapal Dharma Kartika II dinyatakan layak dan sudah berlayar kembali ke Surabaya guna dilakukan perbaikan.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





