Bupati Tapin Sambut Tim Penilai Lomba PHBS Tingkat Provinsi Kalsel

Teks foto Bupati Tapin H Yamani dan Wakil Bupati Tapin H Juanda saat menyambut tim penilai PHBS Provinsi Kalsel di Desa Mekar Sari Kecamatan Binuang.(ist)(kalselpos.com)

Rantau, kalselpos.com – Tim Penilai Lomba Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tingkat Provinsi Kalsel melakukan penilaian di Desa Mekar Sari, Kecamatan Binuang, mewakili Tapin sebagai Desa Berprilaku Hidup Bersih dan Sehat di tatanan rumah Tangga Selasa (22/7/2025).

Bupati Tapin H Yamani dan Wakil Bupati Tapin H Juanda serta Ketua PKK Tapin Hj Faridah Yamani dan Wakil Ketua PKK Tapin Hj Elya Hartati Juanda, Sekretaris Daerah Tapin Dr Sufiansyah, dan perangkat Desa Mekar Sari dan Kecamatan Binuang menyambut kedatangan tim penilai dengan penuh semangat dan disambut dengan tarian kuda gepang khas setempat dan senam para lansia.

Bacaan Lainnya

Bupati Tapin menyampaikan selamat datang para tim penilai PHBS Provinsi Kalsel di Desa Kami Kabupaten Tapin. Terlebih lagi ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi panggung bagi semangat warga Tapin dalam membudayakan pola hidup bersih dan sehat.“Ini adalah momentum penting untuk menanamkan kebiasaan dan budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat,” ucapnya.

Desa Mekar Sari dipercaya mewakili Kabupaten Tapin karena dianggap telah konsisten dalam menerapkan 10 indikator PHBS secara berkelanjutan. Mulai dari penggunaan air bersih, ketersediaan jamban sehat, pemberantasan jentik nyamuk, hingga perilaku tidak merokok dalam rumah. Semua menjadi keseharian yang ditanamkan melalui kader dan tokoh masyarakat.

Bupati H Yamani juga menegaskan bahwa komitmen Pemkab Tapin terhadap PHBS tidak setengah hati. Bahkan, ia menyebut, keberhasilan program ini tak bergantung semata pada infrastruktur.

“Keberhasilan PHBS terletak pada partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, saya mengajak seluruh elemen untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kesadaran lingkungan,” ujar H Yamani.

Sementara Ketua TP PKK Tapin Hj Faridah Yamani menambahkan bahwa Ini bukan sekadar lomba, tetapi yang ingin kita tampilkan adalah wajah desa yang bersih, tertata, dan harmonis, hasil kerja kolektif para ibu dan keluarga.

Menurutnya, Padang Sari dipilih mewakili Tapin karena menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan ketahanan keluarga. Evaluasi dilakukan menyeluruh, mulai dari taman pangan, dapur sehat, hingga penataan lingkungan rumah yang mencerminkan nilai hidup bersih dan rapi.

“Harapannya, Padang Sari tak hanya tampil baik di mata juri, tapi juga menjadi inspirasi desa-desa lain,” tambahnya.

Kegiatan penyambutan pun berlangsung meriah. Anak-anak sekolah menampilkan peragaan mencuci tangan dengan baik, para kader memberikan edukasi langsung tentang pola hidup sehat, dan ibu-ibu PKK turut unjuk gigi dengan menari PHBS.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait