BANJARMASIN, kalselpos.com – Dinilai mampu memenuhi capaian target pada triwulan kedua tahun 2025, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (DKUMTK) Banjarmasin ditambah hampir seratus persen dari target semula.
Sebelumnya pada target APBD murni tahun 2025 ditetapkan sebanyak Rp350 juta, saat ini dinaikkan menjadi Rp600 juta pada APBD Perubahan.
Wakil Ketua DPRD Banjarmasin yang juga pimpinan Banggar, Muhammad Isnaini mengungkapkan, kenaikan target PAD untuk DKUMTK dalam APBD Perubahan 2025 merupakan hal yang logis dan terukur.
Sebab, capaian DKUMTK hingga triwulan kedua sudah menunjukkan progres yang sangat baik, sehingga patut diberi tambahan target.
“Karena potensinya memang ada. Capaian mereka di pertengahan tahun saja sudah hampir menyentuh target awal,” ucapnya.
Sederhananya, diyakini apabila capaian hingga Juni sudah 80 persen, maka sisa waktu ke depan menjadi peluang besar untuk menambah kontribusi PAD.
“Artinya kalau kita kali dua saja, tentu bisa. Apalagi waktunya masih tersisa lima bulan,” tekan Isnaini.
Sementara itu, Kepala DKUMTK Banjarmasin, Muhammad Isa Ansari menjelaskan kenaikan itu disepakati setelah adanya pembahasan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Banjarmasin.
“Karena realisasinya sudah mencapai 80 persen di bulan Mei, maka di rapat Banggar sepakat dinaikkan,” ungkap Isa, usai pertemuan di DPRD Banjarmasin.
Kenaikan target sebesar Rp250 juta itu berasal dari dua pos utama.
Pertama, retribusi pemanfaatan lahan seperti di kawasan Taman Kamboja yang naik Rp200 juta. Kedua, dari retribusi mempekerjakan tenaga asing yang dinaikkan Rp50 juta.
“kami tetap optimistis bisa memenuhi target tambahan tersebut. Sebab potensi pemasukan diprediksi bisa diraih di akhir tahun,” jelasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





